PRINGSEWU — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal menempatkan pertanian sebagai penopang utama ekonomi daerah dalam sambutannya di puncak Hari Tani Nasional 2026. Menurut dia, peningkatan pendapatan petani berdampak langsung pada daya beli masyarakat perdesaan. Kondisi itu sekaligus mengakselerasi agenda hilirisasi produk pertanian ke pasar internasional.
Hampir 60 Persen Warga Lampung Bergantung pada Tiga Komoditas
Rahmat menyebut mayoritas masyarakat Lampung menggantungkan hidup pada sektor pertanian. Tiga komoditas pokok mendominasi, yakni padi, jagung, dan singkong.
"Mayoritas masyarakat Lampung menggantungkan hidup pada sektor pertanian, khususnya pada tiga komoditas pokok yakni padi, jagung, dan singkong. Hampir 60 persen masyarakat Lampung bergantung dengan tiga komoditas itu," kata Rahmat Mirzani Djausal.
Keberpihakan pemerintah dalam memastikan ketersediaan pupuk terjangkau dan perbaikan harga jual hasil panen dinilai memberi dampak positif bagi petani di lapangan. Tren kenaikan pendapatan itu terkonfirmasi lewat sejumlah indikator konsumsi di kabupaten berbasis pertanian.
Pembelian Mobil Niaga di Kabupaten Pertanian Naik Hampir 40 Persen
Rahmat merinci indikator konsumsi yang mencerminkan membaiknya daya beli petani. Pembelian mobil di kabupaten-kabupaten pertanian meningkat hampir 40 persen, terutama mobil pertanian, light truck, truk, dan van.
"Kami melihat indikator-indikator konsumsi dari Lampung itu pembelian mobil di kabupaten-kabupaten pertanian, yang meningkat hampir 40 persen lebih, terutama mobil pertanian, mobil light truck, truck, dan van," ujar Rahmat Mirzani Djausal.
Selain itu, Semen Indonesia melaporkan penjualan semen retail di kabupaten-kabupaten tersebut meningkat hampir 20 persen pada 2026. Lampung kini menempati peringkat kedua pertumbuhan ekonomi tertinggi di Pulau Sumatera.
Pringsewu Siap Ekspor Perdana Tepung Mocaf ke Amerika Serikat
Sebagai wujud nyata hilirisasi, Pringsewu siap mencatatkan ekspor perdana tepung mocaf olahan petani lokal ke pasar Amerika Serikat pada bulan mendatang. Pemprov Lampung berkomitmen mengawal transformasi sektor agraris melalui program hilirisasi di tingkat desa. Tujuannya agar komoditas lokal memiliki daya saing global.
Harga Singkong Kini Rp3.000 per Kilogram Usai Impor Disetop
Menteri Pertanian RI Amran Sulaiman menyoroti keberhasilan penanganan anjloknya harga singkong di Lampung. Berkat koordinasi intensif bersama Pemprov Lampung dan Menko Pangan, Presiden Prabowo Subianto menginstruksikan penyetopan total impor singkong dan etanol. Kebijakan itu efektif mengerek harga beli singkong di tingkat petani yang kini menyentuh Rp3 ribu per kilogram.
Buruh Tandur Perempuan di Pringsewu Terima Bantuan Traktor Tangan
Mentan mengumumkan terobosan regulasi yang memfasilitasi buruh tani, termasuk buruh tandur, agar berhak menerima bantuan alsintan langsung dari kementerian. Regulasi baru itu langsung direalisasikan dengan penetapan bantuan traktor tangan bagi kelompok buruh tandur perempuan di wilayah Pringsewu.
Terkait pupuk bersubsidi, Amran memastikan pasokan di tingkat daerah terus diawasi ketat. Pemerintah telah menurunkan harga pupuk subsidi hingga 20 persen tanpa menambah beban APBN. Oknum yang menyelewengkan hak petani, kata dia, ditindak tegas.