Pencarian

Dasco Minta Kritik Malaysia-Singapura Soal Asap Karhutla Dijawab dengan Kerja Nyata, Bukan Ketersinggungan

Kamis, 29 Oktober 2026 • 11:31:02 WIB
Dasco Minta Kritik Malaysia-Singapura Soal Asap Karhutla Dijawab dengan Kerja Nyata, Bukan Ketersinggungan
Sufmi Dasco Ahmad menilai kritik parlemen Malaysia dan Singapura soal asap karhutla perlu disikapi secara terbuka.

JAKARTA — Sufmi Dasco Ahmad menilai kritik yang datang dari parlemen negara sahabat perlu disikapi terbuka. Menurutnya, Indonesia mendengar perhatian, kritik, dan rekomendasi Malaysia maupun Singapura, termasuk suara yang berkembang di parlemen kedua negara. Namun, menghargai kritik tidak berarti menerima seluruh penilaian yang disampaikan.

Pernyataan itu disampaikan Dasco dalam video pernyataan resmi Pimpinan DPR RI untuk memperingati Hari Sumpah Pemuda ke-98, Rabu (28/10/2026).

Kritik Dijawab dengan Kerja yang Dapat Diuji

Dasco menegaskan, kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan. Bagi dia, yang dibutuhkan adalah kerja nyata yang hasilnya bisa diuji publik.

"Kritik tidak perlu dibalas dengan ketersinggungan. Kritik perlu dijawab dengan kerja yang dapat diuji," kata Dasco.

Ia menyebut hal terpenting dalam penanganan kabut asap lintas batas adalah melindungi masyarakat terdampak. Selain itu, memperkuat langkah pencegahan, penegakan hukum, serta pemulihan lingkungan.

Tanggung Jawab Perusahaan Lintas Negara Jadi Sorotan

Dasco juga menekankan pentingnya memastikan tanggung jawab pelaku usaha. Termasuk perusahaan yang memiliki rantai kegiatan lintas negara.

Menurutnya, persoalan kabut asap tidak cukup ditangani melalui respons saat krisis terjadi. Diperlukan langkah pencegahan dan kerja sama regional yang lebih erat agar persoalan serupa ditangani berkelanjutan.

Karena itu, Dasco mendorong parlemen-parlemen di kawasan ASEAN memperkuat kerja sama. Tidak hanya saat menghadapi krisis, tetapi juga dalam mengantisipasi persoalan lintas negara.

Kerja sama tersebut, kata dia, perlu mencakup pencegahan bencana, keamanan siber, ketahanan pangan dan energi, hingga penyelesaian persoalan yang berdampak lintas batas.

"Kita tidak dapat memilih tetangga, tetapi kita dapat memilih cara bertetangga. Saling menghormati, berbicara terus terang, dan mencari jalan keluar bersama," ujarnya.

Semangat Sumpah Pemuda dan Peran Parlemen

Dalam pernyataannya, Dasco mengaitkan semangat Hari Sumpah Pemuda dengan tanggung jawab parlemen menjaga persatuan. Ia mengingatkan, perbedaan partai politik, fraksi, maupun daerah pemilihan tidak boleh menjadi penghalang.

Menurut Dasco, para wakil rakyat harus berdiri bersama ketika konstitusi dan keselamatan bangsa membutuhkan. Parlemen diminta mengambil peran memperbaiki tata kelola negara sekaligus menjadi garda terdepan membela kepentingan nasional melalui kewenangan konstitusionalnya.

"Partai adalah jalan pengabdian. Fraksi adalah sarana memperjuangkan aspirasi. Tetapi Indonesia adalah amanah kita bersama," tuturnya.

Dasco menegaskan, semangat Bhinneka Tunggal Ika bukan berarti menghapus perbedaan. Perbedaan dikelola dengan kedewasaan dalam bingkai kedaulatan rakyat, negara hukum, hak asasi manusia, keadilan sosial, dan keutuhan NKRI.

Ia juga mengingatkan, kecintaan terhadap tanah air tidak berarti menutup mata terhadap kekurangan. Sebaliknya, kecintaan itu diwujudkan melalui keberanian memperbaiki persoalan bangsa.

"Cinta tanah air bukan berarti menutup mata terhadap kekurangan. Justru karena mencintai negeri ini, kita harus berani memperbaikinya," kata Dasco.

Melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ke-98, Dasco mengajak seluruh elemen bangsa menjaga persatuan. Ia juga mendorong pembuktian komitmen kebangsaan lewat kerja nyata, termasuk menangani persoalan lingkungan dan memperkuat hubungan dengan negara tetangga.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lampungcorner.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks