BANDAR LAMPUNG — Prakirawan BMKG Lampung menyebut cuaca ekstrem berpeluang muncul bergantian di sejumlah wilayah, mulai dari Way Kanan pada pagi hari hingga Mesuji dan Tulang Bawang pada dini hari. Peringatan disampaikan melalui keterangan resmi yang dirilis pagi ini.
Pada siang dan sore hari, potensi hujan lebat meluas ke Lampung Timur, Lampung Tengah, Tanggamus, Lampung Barat, Lampung Utara, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, Tulang Bawang, dan Mesuji. Malam harinya, wilayah yang berpotensi terdampak menyusut ke Lampung Utara, Lampung Tengah, Way Kanan, Tulang Bawang Barat, dan Tulang Bawang.
Wilayah Mana Saja yang Berpotensi Hujan Lebat Pagi Ini?
Pada pagi hari, Way Kanan menjadi satu-satunya wilayah yang masuk kategori waspada hujan sedang hingga lebat disertai petir dan angin kencang. Sementara itu, hujan ringan hingga sedang berpeluang terjadi di Pesawaran, Bandar Lampung, Lampung Selatan, Tanggamus, Pesisir Barat, Lampung Barat, Lampung Utara, dan Tulang Bawang.
Memasuki dini hari, hujan ringan diprakirakan turun di Pesawaran, Lampung Timur, Tanggamus, Mesuji, Tulang Bawang, Tulang Bawang Barat, dan Lampung Tengah. Di luar wilayah tersebut, cuaca umumnya cerah berawan.
Suhu di Lampung Barat Capai 18 Derajat Celsius
BMKG mencatat suhu udara di Kabupaten Lampung Barat dan sekitarnya berkisar 18–31 derajat Celsius. Wilayah lain di Lampung berada di rentang 23–35 derajat Celsius dengan kelembapan 47–98 persen.
Angin permukaan bertiup dari tenggara ke barat daya dengan kecepatan 4–30 kilometer per jam. Kecepatan angin di batas atas rentang tersebut berpotensi menimbulkan angin kencang di wilayah yang sedang dilanda hujan lebat.
Warga Diminta Waspadai Petir dan Angin Kencang
Peringatan dini BMKG menempatkan petir dan angin kencang sebagai risiko yang menyertai hujan lebat. Warga di sembilan kabupaten yang masuk daftar waspada diminta memantau perkembangan cuaca sebelum beraktivitas di luar ruangan.
Pemantauan cuaca dapat dilakukan melalui kanal resmi BMKG Lampung yang memperbarui prakiraan secara berkala. Bagi warga yang tinggal di kawasan rawan pohon tumbang atau banjir, kesiapan sejak pagi menjadi kunci mengingat potensi hujan berlangsung hingga dini hari.