BANDAR LAMPUNG — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Lampung mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Minggu (7/6/2026). Potensi hujan lebat, petir, dan angin kencang diprakirakan terjadi pada siang hingga sore hari di sejumlah wilayah.
Berdasarkan pembaruan terkini BMKG, kondisi atmosfer regional memicu pertumbuhan awan hujan secara signifikan. Wilayah yang perlu meningkatkan kewaspadaan meliputi Bandar Lampung, Lampung Timur, Lampung Selatan, Pesawaran, dan Way Kanan. Selain itu, Lampung Tengah, Tanggamus, Lampung Barat, Pesisir Barat, Pringsewu, serta Lampung Utara juga masuk dalam daftar daerah rawan.
Cuaca Pagi Cerah, Siang-Sore Waspada Hujan
Pada pagi hari, cuaca di sebagian besar wilayah Lampung diprediksi cerah berawan hingga berawan. Kondisi ini dinilai ideal untuk aktivitas di luar ruangan. Namun, BMKG mengingatkan agar masyarakat tetap menyiapkan jas hujan atau payung saat beraktivitas pada siang hingga sore hari.
Memasuki malam hari, cuaca kembali cerah berawan hingga berawan, meskipun hujan lokal masih mungkin terjadi. Sementara itu, pada dini hari, wilayah timur Lampung berpeluang mengalami hujan ringan.
Suhu Terpanas Capai 33 Derajat Celsius, Wilayah Barat Lebih Sejuk
Suhu udara di Lampung pada hari itu diprakirakan berkisar antara 20 hingga 33 derajat Celsius. Wilayah terpanas meliputi Mesuji dan Lampung Utara yang mencapai 32 derajat Celsius, disusul Bandar Lampung, Metro, Lampung Tengah, dan Way Kanan dengan suhu sekitar 31 derajat Celsius.
Sebaliknya, wilayah barat seperti Lampung Barat, Tanggamus, dan Pesisir Barat terpantau lebih sejuk dengan suhu berkisar 20 hingga 29 derajat Celsius. Perbedaan suhu ini dipengaruhi oleh faktor ketinggian wilayah.
Kecepatan Angin dan Imbauan Keselamatan
BMKG mencatat angin bertiup dari arah timur hingga selatan dengan kecepatan 5 hingga 20 knot atau setara 9 hingga 37 kilometer per jam. Kelembapan udara berada pada rentang 56 hingga 98 persen.
Masyarakat diimbau waspada terhadap potensi genangan di kawasan perkotaan seperti Bandar Lampung dan sekitarnya. Saat terjadi petir, warga diminta tidak berteduh di bawah pohon besar atau bangunan tinggi yang mudah roboh.