Pencarian

Dekranasda Lampung Gandeng Batik Keris, Motif Siger hingga Kopi Lada Tembus 120 Gerai Nasional

Minggu, 19 Juli 2026 • 13:33:21 WIB
Dekranasda Lampung Gandeng Batik Keris, Motif Siger hingga Kopi Lada Tembus 120 Gerai Nasional
Motif siger, kapal tradisional, hingga kopi dan lada khas Lampung kini tersedia di 120 gerai Batik Keris nasional.

BANDAR LAMPUNG — Ribuan motif khas Lampung tak lagi hanya dipajang di sanggar atau pameran daerah. Lewat kerja sama dengan merek ritel nasional Batik Keris, kain-kain bermotif siger, kapal tradisional, hingga komoditas kopi dan lada kini masuk ke etalase modern di pusat perbelanjaan.

Peresmian gerai Batik Keris Lampung di Mall Boemi Kedaton, Sabtu (18/7/2026), menjadi titik awal distribusi masif wastra Lampung ke 120 gerai Batik Keris yang tersebar dari Aceh hingga Papua. Ketua Dekranasda Provinsi Lampung, Purnama Wulan Sari Mirza, menyebut kolaborasi ini merupakan hasil konsultasi panjang dengan para budayawan.

"Sebelumnya Dekranasda telah berkonsultasi dengan tokoh budaya, Bapak Ansori Djausal dan juga Umi Ria agar penempatan siger, kapal ataupun komoditi seperti daun kopi dan biji lada itu tepat," jelas Wulan dalam sambutannya.

Label Khusus yang Mengedukasi Konsumen

Setiap produk Batik Keris edisi Lampung tak hanya mengedepankan estetika. Pemerintah provinsi dan pihak ritel sepakat menyematkan hangtag atau label khusus yang memuat filosofi di balik setiap motif. Dengan begitu, konsumen yang membeli bisa memahami nilai budaya di balik kain yang mereka kenakan.

"Tentunya berbagai ornamen khas Lampung harus terus kita kembangkan melalui inovasi desain, peningkatan kualitas serta promosi yang berkelanjutan hingga mampu menjadi kebanggaan masyarakat Lampung yang sekaligus diminati di pasar luas," ujar Wulan.

Gen-Z dan Milenial Jadi Target Pasar

Dekranasda Lampung menargetkan perluasan pasar ke kalangan muda. Motif wastra Lampung dihadirkan dalam sentuhan modern dan elegan yang ready to wear, cocok untuk busana kasual maupun formal. Langkah ini dimaksudkan agar warisan budaya Lampung tak lekang oleh generasi.

Komisaris Utama Batik Keris, Lina Handianto Tjokrosaputro, berharap gerai barunya tak sekadar menjadi tempat berbelanja. "Kami berharap kehadiran Batik Keris di Lampung tidak hanya menjadi tempat untuk berbelanja, tetapi juga menjadi ruang untuk semakin mengenal dan mencintai budaya Indonesia," ungkap Lina.

Gubernur Tinjau Langsung Hasil Karya

Acara peresmian ditutup dengan peninjauan gerai di Lantai 1 Mall Boemi Kedaton oleh Gubernur Lampung, Rahmat Mirzani Djausal, bersama jajaran Dekranasda dan manajemen Batik Keris. Gubernur memberikan apresiasi atas kualitas karya yang ditampilkan dan keberhasilan mengintegrasikan budaya lokal ke dalam produk berskala nasional.

Turut hadir dalam peresmian Ketua IKAD Lampung Irene Fransisca Giri, Ketua DWP Provinsi Lampung Agnesia Bulan Marindo, Ketua Umum DPP Mighrul Lampung Dwita Ria Gunadi, serta perwakilan Bank Indonesia dan OJK Provinsi Lampung.

Bagikan
Sumber: sumaterapost.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks