Pencarian

Polemik Instruksi Tembak Begal di Lampung, Ketua OKK ARUN Dukung Polisi Tindak Tegas Sesuai SOP

Kamis, 21 Mei 2026 • 21:26:01 WIB
Polemik Instruksi Tembak Begal di Lampung, Ketua OKK ARUN Dukung Polisi Tindak Tegas Sesuai SOP
Ketua OKK ARUN Lampung mendukung tindakan tegas polisi terhadap begal sesuai SOP.

BANDAR LAMPUNG — Polemik pernyataan Kapolda Lampung soal instruksi tembak di tempat terhadap begal dan maling motor terus bergulir. Jika sebelumnya Menteri HAM Natalius Pigai mengkritik keras kebijakan tersebut, kini Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan (OKK) DPD Arun Lampung, Ardho Adam Saputra, buka suara memberikan dukungan.

"Ketegasan Kapolda Lampung ini sudah benar, ini tentu maksudnya tembak di tempat itu sesuai prosedur, ada tembakan peringatan dan tindakan tegas terukur. Pelaku begal sekarang sudah sangat merajalela," kata Ardho, Kamis (21/5/2026).

Kritik Menteri HAM Dinilai Abaikan Korban Masyarakat

Ardho menilai, kritik dari Menteri HAM terlalu menitikberatkan pada hak pelaku kejahatan. Ia menegaskan bahwa korban dari aksi begal sudah sangat banyak, baik dari kalangan masyarakat maupun aparat kepolisian sendiri.

"Menteri HAM jangan hanya melihat dari sisi pelaku, karena korban sudah banyak dari masyarakat, bahkan anggota Polri juga pernah jadi korban. Pelaku begal ini sering membawa senjata api rakitan dan senjata tajam," ujar Ardho.

Prosedur Tembak di Tempat: Tembakan Peringatan Hingga Tindakan Terukur

Ketua OKK ARUN itu menegaskan, aparat kepolisian tetap mengedepankan penangkapan hidup-hidup apabila situasi memungkinkan. Namun, kondisi di lapangan tidak selalu ideal, terutama ketika pelaku melakukan perlawanan yang membahayakan nyawa petugas maupun warga sekitar.

Ardho mencontohkan pengungkapan begal di wilayah Kedamaian, Bandar Lampung, beberapa waktu lalu. Dalam kasus itu, anggota kepolisian berhasil menggagalkan aksi kejahatan dengan tindakan tegas dan terukur, hingga akhirnya pelaku tetap berhasil diamankan dalam kondisi hidup.

Pengalaman Pribadi Jadi Alasan Dukung Tindakan Tegas

Ardho mengaku persoalan begal bukan sekadar isu publik baginya. Keluarganya sendiri pernah menjadi korban aksi kejahatan jalanan tersebut. Oleh karena itu, ia mendukung langkah tegas aparat selama dilakukan sesuai aturan hukum dan standar operasional kepolisian.

Bagikan
Sumber: lampungpro.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks