LAMPUNG TIMUR — Video kekerasan yang melibatkan pelajar SD di Kabupaten Lampung Timur menyebar luas di media sosial, Jumat (17/7/2026). Dalam unggahan yang beredar, seorang siswi terlihat dikepung oleh beberapa teman sekolahnya. Korban tidak hanya didorong, tetapi rambutnya juga dijambak hingga mendapat tamparan dari siswi lainnya.
Sepanjang video, korban hanya terdiam dan beberapa kali memperbaiki rambutnya yang ditarik paksa. Tidak ada perlawanan berarti dari siswi tersebut saat menghadapi tekanan dari kelompok pelaku.
Polisi Pastikan Lokasi Kejadian di Labuhan Maringgai
Kasat Reskrim Polres Lampung Timur, Iptu Muhammad Iksir, membenarkan peristiwa itu terjadi di Kecamatan Labuhan Maringgai. Pihaknya langsung bergerak setelah video tersebut ramai diperbincangkan warganet.
"Benar, setelah dilakukan penelusuran rupanya peristiwa tersebut terjadi di Kecamatan Labuhan Maringgai, Kabupaten Lampung Timur," ujar Iksir saat dikonfirmasi, Jumat (17/7/2026).
Identifikasi Pelaku dan Koordinasi dengan Sekolah
Tim Unit PPA saat ini masih mendata siapa saja siswi yang terlibat dalam aksi perundungan tersebut. Polisi juga telah berkoordinasi dengan pihak sekolah tempat korban dan pelaku belajar.
"Tim Unit PPA saat ini tengah mengidentifikasi siapa-siapa siswi yang terlibat dalam peristiwa tersebut, tentu kami juga berkoordinasi dengan pihak sekolah," lanjut Iksir.
Penyebab Perundungan Masih Didalami
Hingga Jumat sore, polisi belum bisa menyimpulkan motif di balik aksi kekerasan itu. Iksir meminta publik bersabar karena proses penyelidikan masih berjalan.
"Belum, tim masih bekerja, mohon bersabar, perkembangan kasus ini akan kami informasikan segera," ungkapnya.
Kasus perundungan di lingkungan sekolah ini menambah daftar panjang kekerasan anak yang terjadi di wilayah Lampung. Polres Lampung Timur berkomitmen menangani kasus ini secara tuntas demi memberikan efek jera bagi para pelaku dan perlindungan maksimal bagi korban.