LAMPUNG BARAT — Kecelakaan tunggal terjadi di ruas Jalan Liwa–Hanakau, kawasan Seranggas, Kelurahan Pasar Liwa, Kecamatan Balik Bukit, Lampung Barat, Minggu (23/8/2026). Sebuah truk box berwarna putih dilaporkan masuk ke jurang di sisi badan jalan yang kondisinya tidak utuh.
Dari video yang beredar, truk tampak berada di dasar jurang. Badan jalan di lokasi kejadian terlihat retak dan ambles, dengan material tanah serta bebatuan berserakan di sekitarnya. Sejumlah warga terlihat mendatangi lokasi untuk memastikan kondisi kendaraan dan memeriksa titik jalan yang rusak.
Diduga Rem Blong Sebelum Masuk Titik Amblas
Informasi sementara yang dihimpun dari warga, kecelakaan diduga terjadi setelah sistem pengereman truk gagal berfungsi. Kendaraan disebut tidak bisa dikendalikan dan akhirnya keluar jalur menuju jurang yang berada di bekas longsoran.
Salah seorang saksi di lokasi, Aldi, mengatakan peristiwa itu baru saja terjadi. "Katanya rem blong, cuma belum tahu pastinya apa penyebabnya, kejadiannya barusan ini," ujarnya saat dihubungi via WhatsApp, Minggu (23/8/2026).
Warga Sebut Kendaraan Melaju Kencang
Dalam rekaman video yang diterima, seorang warga lain menyebut truk melaju dengan kecepatan tinggi sebelum insiden terjadi. "Orangnya kayak mana ini, enggak ada orangnya, ya Allah astaghfirullahalazim, tadi emang dari atas ngebut banget dia pak, enggak ada rem kali ya remnya blong," kata warga tersebut dalam video yang beredar.
Warga yang berada di sekitar lokasi tampak berhati-hati saat mendekati area kejadian. Kondisi tanah dan badan jalan yang masih rawan membuat mereka tidak bisa berbuat banyak, selain mengamankan lokasi dan menunggu petugas.
Kondisi Pengemudi Masih Belum Diketahui
Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi mengenai kondisi pengemudi maupun ada tidaknya korban lain dalam insiden tersebut. Penyebab pasti kecelakaan juga masih menunggu pemeriksaan dari pihak berwenang.
Peristiwa ini menjadi peringatan bagi pengguna Jalan Liwa–Hanakau, khususnya yang melintasi kawasan Seranggas. Pengendara diminta meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan kondisi badan jalan, terutama di titik-titik bekas longsor yang rawan amblas.