BANDAR LAMPUNG — Pemasangan kamera pengawas ini bukan sekadar memantau kondisi air, tetapi juga untuk menjaring oknum yang masih nekat menjadikan sungai sebagai tempat pembuangan sampah. Aktivitas tersebut selama ini menjadi pemicu utama banjir di sejumlah titik saat hujan deras mengguyur ibu kota Provinsi Lampung.
Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menegaskan, pengawasan ketat diperlukan karena persoalan sampah di sungai tidak cukup diselesaikan hanya dengan mengangkut tumpukan yang sudah terlanjur menumpuk. Kebiasaan buruk ini harus dihentikan agar persoalan serupa tidak berulang setiap musim hujan.
“Balik lagi kepada masyarakat ayo kita jaga, maka jangan buang sampah di kali. Kalau bukan kita siapa lagi yang menjaganya,” ujar Eva usai membagikan bendera Merah Putih kepada warga di Bandar Lampung, Sabtu (8/8/2026).
Patroli Subuh Menyasar Titik Rawan
Selain mengandalkan teknologi, Pemkot Bandar Lampung juga menyiapkan tim patroli yang akan bergerak pada waktu subuh. Jam-jam tersebut dipilih karena diduga kuat aktivitas pembuangan sampah dalam jumlah banyak kerap terjadi saat kondisi lingkungan masih sepi.
Patroli akan menyasar kawasan sungai dan sejumlah titik yang selama ini masuk daftar lokasi rawan pembuangan sampah. Langkah ini diambil untuk menjawab temuan di lapangan, di mana sampah yang sebelumnya telah diangkut petugas kembali ditemukan menumpuk di beberapa bagian sungai.
Mengapa Pengawasan Diperketat?
Penumpukan sampah di aliran sungai tidak hanya merusak pemandangan dan mencemari lingkungan, tetapi juga menyumbat aliran air. Ketika debit air meningkat, sumbatan ini menjadi pemicu meluapnya air ke permukiman warga.
Eva Dwiana berharap kehadiran kamera pengawas dapat membuat masyarakat lebih disiplin. Ia juga mengajak warga untuk berperan aktif menjaga lingkungan masing-masing.
“Kita pasang di kali-kali, bisa dengan lihat nanti. Bunda berharap yang bisa menjaga daerah kita adalah kita (masyarakat), dan yang bisa menjaga supaya tidak ada bencana adalah kita,” kata dia.
Rencana pemasangan CCTV ini menjadi sinyal tegas Pemkot Bandar Lampung untuk menindak oknum yang selama ini kebal terhadap teguran. Dengan bukti rekaman, pihak berwenang dapat mengidentifikasi pelaku secara lebih cepat dan akurat. (*)