LAMPUNG — Ledakan keras mengguncang Pelabuhan Ulee Lheue, Kota Banda Aceh, Jumat (12/6/2026) setelah KMP Aceh Hebat 2 baru saja merapat. Kapal roro yang melayani rute Banda Aceh-Sabang itu mengalami ledakan dan kebakaran yang berasal dari kamar mesin. Tim SAR dari KN Kresna 232 langsung dikerahkan ke lokasi untuk mengevakuasi para korban.
Belasan Taruna dan ABK Alami Luka Bakar
Kapten Kapal SAR KN Kresna 232, Supriadi, mengonfirmasi jumlah korban mencapai 15 orang. Mereka terdiri dari 14 taruna atau mahasiswa pelayaran yang tengah menjalani praktik di atas kapal, serta satu orang anak buah kapal. "Para korban dibawa ke rumah sakit di Banda Aceh," kata Supriadi di lokasi kejadian.
Seluruh korban dilarikan ke Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUDZA Banda Aceh. Tim medis rumah sakit milik Pemerintah Aceh itu telah menangani para pasien yang mengalami luka bakar dengan tingkat keparahan bervariasi, dari ringan hingga berat. Proses evakuasi dari pelabuhan ke rumah sakit menggunakan bus Trans Kutaraja dan ambulans Puskesmas Meuraxa.
Tim Forensik dan Pemadam Kebakaran Diterjunkan
Di lokasi kejadian, petugas pemadam kebakaran tampak berada di atas kapal untuk memastikan api benar-benar padam. Tim investigasi forensik dari kepolisian juga telah tiba di kapal untuk mengumpulkan barang bukti dan memulai penyelidikan penyebab ledakan. Tim Balai Kekarantinaan Kesehatan Banda Aceh turut memberikan penanganan awal kepada para korban di pelabuhan sebelum dirujuk ke rumah sakit.
Hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi dari pihak manajemen kapal atau otoritas pelabuhan mengenai kronologi detail kejadian. Polisi masih menyelidiki asal mula ledakan yang diduga kuat berasal dari gangguan teknis di ruang mesin kapal. Seluruh korban masih menjalani perawatan intensif di RSUDZA Banda Aceh.