BANDAR LAMPUNG — Perum BULOG Kantor Wilayah (Kanwil) Lampung mengumumkan stok Cadangan Beras Pemerintah (CBP) yang tersimpan di gudang-gudangnya mencapai 296 ribu ton. Seluruh stok tersebut siap disalurkan kapan saja untuk berbagai program pemerintah, mulai dari bantuan pangan hingga penanganan bencana.
Stok Beras Lampung Mampu Penuhi Kebutuhan Setahun
Pemimpin Wilayah Perum BULOG Kanwil Lampung, Rindo Safutra, mengatakan angka itu merupakan akumulasi dari seluruh gudang BULOG di Provinsi Lampung. Menurutnya, jumlah tersebut diperkirakan cukup untuk menutup kebutuhan penyaluran dalam jangka waktu panjang.
"Kalau memperhitungkan realisasi bantuan pangan tahun ini dan historis penyaluran tahun lalu, saya rasa stok yang ada bisa mencukupi hingga sekitar satu tahun," ujar Rindo saat dimintai keterangan, Jumat (17/7/2026).
Saluran Penyaluran: Bantuan Pangan hingga Tanggap Darurat Bencana
Rindo menjelaskan, seluruh stok beras yang dikuasai BULOG merupakan milik pemerintah yang dapat dikeluarkan melalui beberapa saluran. Di antaranya adalah program bantuan pangan, penyaluran Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan (SPHP), serta untuk penanganan daerah yang mengalami bencana atau kondisi darurat.
"Itu merupakan stok milik pemerintah dan dapat dikeluarkan sewaktu-waktu melalui beberapa saluran, seperti bantuan pangan, penyaluran SPHP, maupun untuk penanganan rawan bencana sesuai penugasan pemerintah melalui Kemenko Pangan maupun Badan Pangan Nasional kepada BULOG," kata Rindo.
Kualitas Beras Dijaga dengan Spraying dan Fumigasi Rutin
BULOG memastikan kualitas beras yang tersimpan tetap terjaga. Seluruh beras yang diterima telah memenuhi standar mutu yang ditetapkan oleh BULOG Pusat dan Badan Pangan Nasional (Bapanas).
"Yang masuk ke gudang BULOG adalah beras dengan kualitas sesuai standar yang telah ditetapkan BULOG Pusat dan Bapanas. Standar itu yang kami patuhi," jelasnya.
Selama penyimpanan, perawatan dilakukan secara berkala melalui metode spraying dan fumigasi. Frekuensinya bervariasi, ada yang sebulan sekali, ada pula yang tiga bulan sekali. Sebelum disalurkan, beras kembali diperiksa. Jika diperlukan perawatan ulang atau reprocess, BULOG akan melakukannya terlebih dahulu.
Antisipasi Wacana Beras Premium untuk CBP
Terkait wacana pemerintah pusat yang akan mengubah Cadangan Beras Pemerintah menjadi beras premium, Rindo mengaku pihaknya masih menunggu kebijakan resmi. Sebagai operator di daerah, BULOG Kanwil Lampung mulai melakukan persiapan.
"Secara umum memang ada wacana mengarah ke beras premium. Namun kami di daerah sifatnya operator, sehingga tetap menunggu arahan dari kantor pusat," ujarnya.
Persiapan yang dilakukan antara lain memetakan mitra-mitra potensial untuk diajak kerja sama serta mempelajari spesifikasi pengolahan yang dibutuhkan apabila kebijakan itu nantinya diberlakukan.