BANDAR LAMPUNG — Kepala Dinas Pangan Kota Bandar Lampung, Ichwan Adji Wibowo, bersama Plt Kepala Dinas Kominfo Rizky Agung Arieshanto dan Kepala Dinas Sosial Aklim Sahadi, turun langsung memantau proses distribusi. Mereka mewakili Wali Kota Eva Dwiana yang berhalangan hadir.
Bantuan Tepat Sasaran atau Sekadar Seremonial?
Pemkot memastikan data penerima sudah diverifikasi sebelumnya. Proses penyaluran dilakukan secara tertib dengan mencocokkan nama dan alamat Keluarga Penerima Manfaat (KPM) agar tidak ada warga yang terlewat atau justru menerima dua kali.
"Kami ingin bantuan ini benar-benar dirasakan oleh mereka yang membutuhkan," ujar Ichwan Adji Wibowo di sela kegiatan.
Dua Kecamatan Jadi Prioritas, Bagaimana dengan Wilayah Lain?
Penyaluran kali ini menyasar warga di Kecamatan Tanjung Karang Barat dan Kecamatan Kedamaian. Kedua wilayah ini dinilai memiliki konsentrasi warga kurang mampu yang cukup tinggi berdasarkan data Dinas Sosial setempat.
Pemkot belum merinci jadwal penyaluran untuk kecamatan lainnya. Namun, program bansos pangan ini direncanakan berlangsung secara bertahap sepanjang tahun anggaran 2026.
Beras untuk Jaga Stabilitas Pangan Rumah Tangga
Bantuan beras yang disalurkan merupakan salah satu instrumen Pemkot Bandar Lampung dalam program jaring pengaman sosial. Langkah ini diambil untuk memastokan kebutuhan pokok warga tetap terpenuhi meskipun harga komoditas pangan di pasar kerap bergerak naik.
Kepala Dinas Sosial Aklim Sahadi menambahkan, pihaknya terus memantau kondisi lapangan. Jika ditemukan warga yang belum terdaftar namun layak menerima, akan ada mekanisme usulan melalui kelurahan masing-masing.