BANDAR LAMPUNG — Puluhan ibu rumah tangga dan kader PKK di Kelurahan Way Lunik mengikuti seminar parenting yang digagas mahasiswa KKN Kelompok 23 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL). Acara yang berlangsung di Aula Kelurahan Way Lunik pada Senin (24/8/2026) ini bertujuan memperkuat peran orang tua dalam mendampingi tumbuh kembang anak di era digital.
Koordinator Kelompok 23, Damas Qasyid R.A., menyebut seminar ini lahir dari keprihatinan atas kompleksitas pergaulan anak di lingkungan perkotaan. Menurutnya, orang tua kini menghadapi tantangan yang jauh lebih berat dibanding generasi sebelumnya, terutama dalam mengawasi penggunaan gawai dan membangun komunikasi dua arah yang sehat dengan anak.
Materi yang Disampaikan: dari Psikologi Anak hingga Strategi Komunikasi
Dalam sesi inti, tim Deptalk Lampung memaparkan sejumlah materi krusial. Para peserta diajak memahami bentuk pengasuhan positif, cara mendampingi anak dalam penggunaan teknologi, serta metode penyelesaian konflik keluarga secara bijak tanpa kekerasan.
Suasana seminar berlangsung komunikatif. Para ibu yang hadir tampak tekun menyimak setiap pemaparan dan aktif bertanya dalam sesi diskusi. Antusiasme ini dinilai menjadi indikator bahwa materi yang disajikan memang dekat dengan persoalan sehari-hari yang mereka hadapi.
Apresiasi Lurah: Peserta Bertahan Sampai Acara Selesai
Lurah Way Lunik, Dodi Marthalaga, S.H., M.M., mengapresiasi jalannya kegiatan. Ia menyoroti kedisiplinan warga yang hadir hingga akhir acara, sebuah fenomena yang jarang terjadi pada kegiatan serupa sebelumnya.
"Saya sangat mengapresiasi kegiatan yang dilakukan oleh Kelompok KKN 23 ini. Saya lihat ibu-ibu yang hadir juga cukup antusias dan bisa mengikuti kegiatan sampai selesai. Bahkan, mereka benar-benar menyimak dan menghayati materi yang disampaikan. Ini cukup berbeda dari kegiatan-kegiatan sebelumnya, yang biasanya peserta mulai berkurang atau pulang sebelum acara selesai," ungkap Dodi.
Dodi berharap semangat dan kekompakan Kelompok KKN 23 dapat terus terjaga hingga akhir masa pengabdian. Ia juga mendorong mahasiswa untuk terus melahirkan program yang menyentuh kebutuhan riil masyarakat.
Harapan untuk Generasi Way Lunik
Melalui kegiatan ini, para mahasiswa berharap pemahaman yang diperoleh para orang tua tidak berhenti di ruang seminar. Target utamanya adalah penerapan pola asuh yang lebih baik di rumah masing-masing, demi mencetak generasi muda Way Lunik yang berkarakter dan berdaya saing.
Sinergi antara mahasiswa KKN, perangkat kelurahan, dan organisasi perempuan seperti Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) dalam kegiatan ini diharapkan menjadi model kolaborasi yang bisa direplikasi di kelurahan lain di Bandar Lampung.