Pencarian

Pemkab Way Kanan Gelar Rakor Karhutla, Bupati Ingatkan Jangan Jalan Sendiri-sendiri

Rabu, 26 Agustus 2026 • 14:09:01 WIB
Pemkab Way Kanan Gelar Rakor Karhutla, Bupati Ingatkan Jangan Jalan Sendiri-sendiri
Bupati Way Kanan memimpin rapat koordinasi lintas sektor untuk membahas langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan di Ruang Rapat Utama Pemkab setempat, Rabu (26-08-2027).

WAY KANAN — Pemerintah Kabupaten Way Kanan mengumpulkan lintas sektor untuk membahas langkah antisipasi kebakaran hutan dan lahan serta kekeringan. Rapat koordinasi digelar di Ruang Rapat Utama Pemkab setempat, Rabu (26-08-2027).

Bupati Way Kanan Ayu Asalasiyah menekankan bahwa pencegahan karhutla tidak bisa ditangani sendiri oleh satu instansi. Koordinasi aktif dan komunikasi antarlembaga menjadi kunci utama.

“Jangan jalan sendiri-sendiri, kerjasama itu sangat diperlukan dalam mengatasi persoalan ini,” tegas Bupati Ayu dalam sambutannya.

Instruksi Presiden dan Kewaspadaan Titik Api

Sekdakab Way Kanan Machiavelli menyebut rapat ini merupakan tindak lanjut instruksi Presiden terkait penanganan karhutla di daerah. Fokus utamanya adalah peningkatan kesiapsiagaan menghadapi potensi kebakaran.

Sementara itu, Kapolres Way Kanan AKBP Ramadhona memaparkan peta sebaran titik api yang harus segera diantisipasi. Ia mengingatkan bahwa bara api yang masih menyala di lokasi bekas kebakaran berpotensi memicu kejadian serupa.

“Meskipun titik api yang ada sudah berhasil dipadamkan, biasanya ada bara api yang masih menyala dan berpotensi terjadinya kebakaran seperti kejadian yang ada di beberapa titik api. Hal ini yang harus kita waspadai bersama,” jelasnya.

Kekeringan: Jumlah Menurun tapi Warga Terdampak Meningkat

Kalakhar BPBD Supriyanto memaparkan data potensi kekeringan yang menjadi perhatian serius. Menariknya, jumlah potensi kekeringan pada 2026 ini tercatat menurun, namun jumlah masyarakat terdampak justru mengalami peningkatan.

Dampak kekeringan disebut mencakup ketersediaan air untuk kebutuhan aktivitas masyarakat, pertanian, dan perkebunan. Hal ini menjadi alarm tersendiri bagi pemerintah daerah untuk menyiapkan langkah mitigasi.

Pembakaran Lahan oleh Warga Jadi Pemicu Utama

Dandim 0427/WK Letkol Arm Sigit Windarto mengungkap penyebab mendasar kebakaran di wilayah tersebut. Perilaku masyarakat yang membuka lahan baru dengan cara dibakar menjadi faktor utama yang memicu karhutla.

Oleh karena itu, sosialisasi larangan pembukaan lahan dengan cara dibakar perlu dilakukan secara masif. Upaya ini harus melibatkan seluruh sektor, elemen, dan unsur yang ada di masyarakat agar pencegahan berjalan efektif.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: web.lintaslampung.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks