PRINGSEWU — Tepat satu tahun mengemban amanah sejak 4 Agustus 2025, Kepala BPKAD Kabupaten Pringsewu, Olpin Putra, meneguhkan arah baru tata kelola keuangan daerah. Tema yang diusung, "Kolaborasi, Inovasi, dan Transparansi untuk Pengelolaan Keuangan Daerah yang Maju," bukan sekadar jargon, melainkan diwujudkan dalam lima pilar kinerja utama yang berdampak langsung pada pelayanan publik.
Lima pilar tersebut mencakup digitalisasi sistem pencairan dana, percepatan layanan informasi aset, hingga keterbukaan data kas daerah kepada masyarakat. Inovasi-inovasi ini dirancang untuk memangkas birokrasi dan meningkatkan akuntabilitas di lingkungan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pringsewu.
Digitalisasi SP2D dan Jaminan Gaji Tepat Waktu
Salah satu fokus utama adalah modernisasi proses pencairan anggaran. Penerapan Sistem Perintah Pembayaran Dana (SP2D) Online kini menghadirkan digitalisasi menyeluruh, menggantikan proses manual yang dinilai kurang efisien.
Sistem ini dirancang untuk memastikan setiap transaksi keuangan daerah berjalan akurat dan akuntabel. Di sisi lain, kesejahteraan aparatur tetap menjadi prioritas dengan pembayaran gaji Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang selalu cair tepat waktu setiap tanggal 1, tanpa terhalang hari libur.
Transparansi Kas Daerah dan Optimalisasi Aset
Untuk memperkuat kepercayaan publik, BPKAD Pringsewu membangun sistem monitoring dan evaluasi (monev) laporan pertanggungjawaban secara real-time dan terintegrasi. Langkah ini memungkinkan posisi kas daerah dipantau secara transparan oleh masyarakat luas.
Pada sektor Pendapatan Asli Daerah (PAD), inovasi dihadirkan melalui layanan sewa lahan satu pintu. Masyarakat atau pihak ketiga yang ingin memanfaatkan aset daerah kini cukup melakukan satu kali pemindaian kode batang (barcode) untuk mendapatkan informasi lengkap, cepat, dan mudah.
Komitmen Berkelanjutan untuk Pringsewu Maju
Memasuki tahun kedua, Olpin Putra menegaskan kesiapannya untuk terus berinovasi. Prinsip "Terus Melangkah, Berinovasi, dan Memberi Manfaat untuk Pringsewu Maju" menjadi pegangan bagi jajarannya untuk berdiri di garda terdepan dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang modern, bersih, dan tepercaya.
Seluruh terobosan ini diharapkan tidak hanya meningkatkan kinerja birokrasi, tetapi juga memberikan dampak nyata bagi pembangunan dan kesejahteraan warga Kabupaten Pringsewu.