Pencarian

300 Pembalap Meriahkan Kejurprov IMI di Sirkuit WG 99, Jati Agung Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Baru Lampung Selatan

Kamis, 20 Agustus 2026 • 22:01:31 WIB
300 Pembalap Meriahkan Kejurprov IMI di Sirkuit WG 99, Jati Agung Berpeluang Jadi Pusat Ekonomi Baru Lampung Selatan
pembalap dari lima provinsi memadati Sirkuit WG 99 pada Grand Final Grasstrack Motocross Motorace Kejurprov IMI Lampung 2026.

JATI AGUNG — Deru mesin dan debu lintasan memenuhi Sirkuit WG 99, Kecamatan Jati Agung, Kabupaten Lampung Selatan, Sabtu (15/8/2026). Grand Final Grasstrack Motocross Motorace Kejurprov IMI Lampung 2026 diikuti ratusan pembalap yang datang dari Lampung, Jawa Barat, Jawa Tengah, Jawa Timur, hingga Sumatra Selatan.

Mobilitas pembalap, tim, penonton, dan komunitas otomotif yang turut hadir menciptakan perputaran uang baru bagi pelaku usaha di sekitar sirkuit. Sektor UMKM menjadi salah satu yang paling merasakan dampak langsung dari keramaian event ini.

Potensi Jati Agung Menjadi Tuan Rumah Event Skala Lebih Luas

Wakil Bupati Lampung Selatan Muhammad Syaiful Anwar menyebut jumlah peserta yang mencapai 300 pembalap menjadi sinyal kuat bahwa Jati Agung layak dikembangkan sebagai lokasi penyelenggaraan event otomotif berskala lebih besar. Ia membuka langsung ajang tersebut.

“Event ini diikuti kurang lebih 300 peserta yang datang dari berbagai daerah. Ini menunjukkan bahwa Jati Agung dan Lampung Selatan memiliki potensi yang baik untuk terus dikembangkan sebagai salah satu lokasi event olahraga otomotif,” ujar Syaiful.

UMKM Ikut Tumbuh dari Keramaian Event Otomotif

Menurut Syaiful, kegiatan olahraga yang mendatangkan peserta dari luar daerah memiliki efek berantai terhadap perekonomian. Kehadiran pembalap dan tim akan diikuti oleh penonton serta komunitas, yang kemudian membuka ruang bagi pelaku UMKM untuk meningkatkan aktivitas usahanya.

“Pembalap datang, tim datang, penonton datang, komunitas bergerak, UMKM ikut tumbuh. Artinya, event olahraga juga dapat menggerakkan ekonomi masyarakat,” katanya.

Potensi ini, lanjutnya, perlu diimbangi dengan pengembangan Sirkuit WG 99 secara berkelanjutan. Lintasan diharapkan tidak hanya menjadi tempat perlombaan, tetapi juga ruang pembinaan generasi muda dan panggung lahirnya pembalap berprestasi dari Lampung Selatan.

“Saya berharap dari lintasan ini akan lahir generasi muda yang bukan hanya hebat di lintasan, tetapi juga disiplin, sportif, berani, dan memiliki prestasi,” tuturnya.

Keselamatan dan Sportivitas Jadi Pesan Utama bagi Rider

Di hadapan para rider, Syaiful Anwar mengingatkan agar semangat berkompetisi selalu berjalan seiring dengan pengendalian diri. Keberanian di lintasan harus dibarengi kedisiplinan dan sportivitas, serta mengutamakan keselamatan.

“Berani melaju, tetapi tetap terkendali. Berani bersaing, tetapi tetap sportif. Dan yang paling penting, utamakan keselamatan,” pesannya.

Pesan tersebut ia kaitkan pula dengan semangat bulan kemerdekaan. Keberanian, perjuangan, dan pantang menyerah di lintasan merupakan nilai yang bisa diterapkan dalam kehidupan sehari-hari.

“Gas boleh, sportif wajib, keselamatan nomor satu,” tegasnya.

Grand Final Grasstrack Motocross Motorace Kejurprov IMI Lampung 2026 diharapkan tidak berhenti sebagai kompetisi semata. Ajang ini juga menjadi ruang memperkuat persaudaraan antarkomunitas, mendorong pembinaan atlet muda, membuka peluang pertumbuhan UMKM, sekaligus memperkenalkan potensi Lampung Selatan ke masyarakat dari berbagai daerah.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: radarnews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks