PESISIR BARAT — Festival Nyambai 2026 akan digelar di Kabupaten Pesisir Barat pada 14-15 Agustus 2026. Ajang ini menjadi ruang pelestarian tradisi masyarakat Lampung Saibatin yang selama ini melekat dalam prosesi adat perkawinan atau nayuh.
Panitia membuka pintu seluas-luasnya bagi masyarakat adat untuk hadir tanpa dipungut biaya. Dukungan pendanaan berasal dari Dana Indonesiana Kementerian Kebudayaan RI.
Bukan Sekadar Tarian, tapi Ruang Silaturahmi Muli dan Mekhanai
Ketua Lamban Lembah Arman AZ menjelaskan, nyambai adalah tarian kelompok yang mempertemukan bujang (mekhanai) dan gadis (muli) melalui tata cara adat. Tradisi ini menjadi bentuk penghargaan kepada mereka yang telah membantu pelaksanaan nayuh.
"Acara ini menjadi ajang silaturahmi, perkenalan, serta pelengkap dalam upacara adat seperti perkawinan (nayuh)," jelas Arman yang dikenal sebagai peneliti budaya Lampung itu.
Baginya, nyambai bukan sekadar pertunjukan. Tradisi ini memperkuat hubungan sosial dalam masyarakat adat setempat.
Harapan Pembukaan oleh Bupati dan Kontak Pendaftaran
Ketua pelaksana Novri Rahman berharap festival dibuka langsung oleh Bupati Pesisir Barat Dedi Irawan. Menurutnya, kehadiran kepala daerah menjadi bentuk kepedulian terhadap nilai-nilai kearifan lokal.
Novri menegaskan, festival ini menampilkan nyambai sebagai kearifan lokal yang harus terus dilestarikan, bukan semata pertunjukan seremonial.
Masyarakat yang ingin berpartisipasi dapat menghubungi Richard di +62822 9447 2306 atau Ridho di +62831 6942 6050.