Pencarian

Bandar Lampung Pasang CCTV Seribu Wajah di Aliran Sungai, Warga Buang Sampah Sembarangan Bakal Terekam

Senin, 10 Agustus 2026 • 13:55:31 WIB
Bandar Lampung Pasang CCTV Seribu Wajah di Aliran Sungai, Warga Buang Sampah Sembarangan Bakal Terekam
Pemerintah Kota Bandar Lampung memasang kamera pengawas di sejumlah aliran sungai untuk memantau pembuangan sampah oleh warga.

BANDAR LAMPUNG — Wali Kota Bandar Lampung Eva Dwiana menyatakan pemasangan kamera pengawas tersebut menjadi bagian dari upaya meningkatkan kedisiplinan masyarakat dalam menjaga kebersihan lingkungan. Ia menegaskan, pengawasan tidak hanya dilakukan di satu lokasi, melainkan terintegrasi di beberapa wilayah yang dinilai rawan.

"CCTV seribu wajah itu nanti kita pasang. Jangan buang sampah ke kali, kita sama-sama menjaga lingkungan," tegas Eva Dwiana, Sabtu (8/8/2026).

Mengapa Pengawasan Difokuskan ke Aliran Sungai?

Langkah ini diambil menyusul masih tingginya kebiasaan warga membuang sampah ke badan air. Tumpukan sampah di sungai dan kali dinilai menjadi salah satu pemicu penyumbatan aliran yang berujung pada genangan saat hujan deras melanda.

Dengan adanya kamera pengawas, diharapkan efek jera muncul. Pemkot tidak ingin persoalan kebersihan hanya menjadi beban pemerintah daerah semata, tetapi juga membutuhkan kesadaran kolektif dari masyarakat.

Pemkot Juga Awasi Aktivitas Pengerukan Bukit

Selain persoalan sampah, Pemerintah Kota Bandar Lampung turut menyoroti maraknya aktivitas pengurukan dan pengerukan bukit di wilayah kota. Eva Dwiana menyatakan akan mengambil tindakan tegas terhadap aktivitas yang terbukti melanggar aturan dan berpotensi merusak lingkungan.

Pengetatan pengawasan lingkungan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah mengurangi risiko bencana, khususnya banjir yang kerap melanda kota tersebut.

Walhi Lampung Soroti Tata Kelola Lingkungan

Wahana Lingkungan Hidup Indonesia (Walhi) Lampung menilai persoalan banjir di Bandar Lampung tidak bisa semata-mata dikaitkan dengan curah hujan yang tinggi. Direktur Walhi Lampung Irfan Tri Musri menyebut terdapat persoalan tata kelola lingkungan yang ikut memperparah banjir berulang di kota tersebut.

Menurutnya, kombinasi antara alih fungsi lahan, buruknya drainase, dan perilaku membuang sampah sembarangan menjadi faktor yang saling terkait. Karena itu, pengawasan melalui teknologi seperti CCTV dinilai perlu, tetapi juga harus dibarengi dengan penegakan aturan yang konsisten.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: regional.kompas.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks