LAMPUNG — Whoop konsisten menerapkan model bisnis berlangganan untuk wearable-nya. Berbeda dengan smartwatch pada umumnya, perangkat keras Whoop baru bisa difungsikan maksimal jika pengguna aktif membayar biaya keanggotaan tahunan. Saat ini, ada tiga pilihan tier yang ditawarkan, masing-masing dengan kedalaman data yang berbeda.
Tiga Tier Membership Whoop: One, Peak, dan Life
Tingkat paling dasar, Whoop One, dibanderol USD 199 atau sekitar Rp 3,3 juta per tahun. Paket ini sudah mencakup fitur inti seperti pelacakan tidur, pemulihan (recovery), strain, pelatih kekuatan (strength trainer), estimasi VO2 max, serta integrasi dengan aplikasi pelacak siklus Natural Cycles. Ada pula asisten pelatih pribadi bertenaga AI.
Di atasnya ada Whoop Peak seharga USD 239 (sekitar Rp 3,9 juta) per tahun. Tier ini menambahkan Health Monitor, Stress Monitor, dan fitur Healthspan. Healthspan sendiri mencakup metrik Whoop Age dan Pace of Aging yang dirancang untuk memberikan wawasan tentang kesehatan jangka panjang dan harapan hidup berdasarkan data tidur serta aktivitas harian.
Puncaknya adalah Whoop Life dengan biaya tahunan USD 359 (sekitar Rp 5,9 juta). Paket ini menggabungkan seluruh fitur dari kedua tier di bawahnya, plus sejumlah keunggulan eksklusif.
Apa Kelebihan Eksklusif Whoop Life?
Dua fitur utama yang membedakan Whoop Life dari tier lain adalah pemantauan tekanan darah dan paket Heart Screener. Dengan sensor medis grade 5.0 yang tertanam di perangkat, pengguna bisa melakukan pemeriksaan elektrokardiogram (ECG) untuk mendeteksi potensi tanda fibrilasi atrium (AFib), yaitu gangguan irama jantung.
Whoop sendiri membatasi penggunaan fitur ini. Tes ECG tidak diperuntukkan bagi pengguna yang sudah memiliki aritmia selain AFib. Namun, bagi mereka yang memiliki riwayat keluarga dengan penyakit jantung atau kekhawatiran terhadap risiko kardiovaskular, akumulasi data historis yang besar bisa memberikan ketenangan pikiran. Nilai ini tentu sulit diukur dengan angka, tetapi bisa terasa sepadan dengan biaya tahunannya.
Selain fitur kesehatan, pelanggan Whoop Life juga mendapatkan prioritas dukungan telepon (priority phone support) dan material perangkat yang lebih premium.
Apakah Data Tambahan Itu Perlu?
Keputusan untuk naik ke tier termahal sangat bergantung pada kebutuhan individu. Jika Anda tidak memiliki kekhawatiran spesifik mengenai tekanan darah atau kesehatan jantung, paket Whoop Life kemungkinan besar menyediakan lebih banyak data daripada yang Anda butuhkan. Bahkan paket dasar Whoop One saja sudah mencakup banyak statistik berguna untuk pengguna rata-rata.
Tier menengah sekalipun, Whoop Peak, bisa terasa berlebihan bagi pemula yang baru memulai perjalanan kebugaran atau mereka yang tidak tertarik mengukur setiap aspek kesehatan secara kuantitatif. Bagi segmen ini, membayar lebih untuk data yang tidak pernah dilihat adalah pemborosan.
Perlu dicatat, artikel ini bukan nasihat medis. Jika Anda memiliki pertanyaan atau kekhawatiran tentang kondisi fisik atau hasil pembacaan dari perangkat wearable, konsultasikan dengan dokter profesional sebelum mengambil keputusan besar.