LAMPUNG UTARA — Enam personel Babinsa Koramil 412-08/Abung Timur dikerahkan menyisir titik rawan kebakaran hutan dan lahan di Desa Sukoharjo, Kecamatan Abung Surakarta, Kabupaten Lampung Utara. Patroli karhutla ini berlangsung Selasa (1/9/2026) siang dan dipimpin langsung oleh Batuud Serma Purwatno.
Seluruh personel bergerak menggunakan kendaraan roda dua menyusuri area yang dinilai berpotensi memicu kebakaran. Sasaran utama penyisiran adalah lahan vegetasi yang mulai memutih dan mengering akibat terik matahari, yang rawan terbakar jika tersulut api baik disengaja maupun tidak.
Fokus Penyisiran di Area Pemukiman
Tim tidak hanya memeriksa lahan terbuka, tetapi juga kawasan pemukiman warga. Kondisi cuaca kering membuat risiko penyebaran api dari lahan ke rumah warga semakin tinggi, sehingga pemeriksaan dilakukan lebih ketat karena wilayah Abung Surakarta memiliki banyak permukiman yang berdampingan dengan area vegetasi.
Hasil Patroli: Belum Ada Titik Api
Dari hasil penyisiran yang dilakukan, tim di lapangan melaporkan tidak ditemukan adanya titik api maupun kepulan asap di wilayah tersebut. Meski demikian, pengawasan tetap dilakukan mengingat intensitas panas yang masih tinggi beberapa hari ke depan bisa meningkatkan kerawanan.
Selain melakukan pemantauan, personel Koramil juga menyampaikan imbauan langsung kepada warga setempat untuk tidak membuka lahan dengan cara membakar. Kebiasaan membakar sisa tanaman atau membersihkan lahan dengan api disebut menjadi salah satu pemicu utama meluasnya karhutla di musim kemarau.
Upaya TNI Cegah Karhutla di Tengah Musim Kemarau
Kegiatan patroli ini merupakan bagian dari upaya preventsi TNI dalam menjaga situasi wilayah tetap aman dan kondusif. Dengan melakukan pemantauan sejak dini di titik rawan, diharapkan potensi kebakaran yang lebih besar dapat dicegah sebelum menimbulkan kerugian materi maupun dampak kabut asap yang lebih luas.
Masyarakat yang menemukan tanda-tanda awal kebakaran atau kepulan asap di sekitar lingkungannya diimbau untuk segera melapor kepada perangkat desa atau aparat terdekat agar penanganan bisa dilakukan dengan cepat.