BANDAR LAMPUNG — Kondisi jalan gelap tanpa penerangan dilaporkan terjadi di kawasan Jalan Zainal Pagar Alam, Jalan Pramuka, dan sekitar SD IT Baitul Jannah di Kecamatan Kemiling. Pengendara terpaksa melintas dengan pencahayaan minim, meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas.
Pengendara: "Seperti Melintas di Terowongan Gelap"
Anggi, seorang pengendara yang kerap melintasi Bundaran Raden Intan, mengaku resah dengan kondisi tersebut. Ia menilai sebagai ibu kota provinsi, Bandar Lampung seharusnya memiliki penerangan jalan yang memadai.
"Sebagai ibu kota provinsi, Bandar Lampung seharusnya memiliki penerangan jalan yang memadai sehingga pengendara dapat berkendara dengan aman pada malam hari," ujar Anggi, Senin (13/7/2026).
Anggaran 2026 Disiapkan, Warga Minta Pemeliharaan Rutin
Pemerintah Kota Bandar Lampung telah mengalokasikan anggaran khusus untuk pembayaran dan pengelolaan PJU pada tahun 2026. Namun, warga berharap anggaran tersebut tidak hanya untuk pembayaran, tetapi juga diiringi pemeliharaan dan perbaikan rutin agar seluruh lampu jalan berfungsi optimal.
Imam, warga Kecamatan Kemiling, menyoroti padamnya lampu di sekitar SD IT Baitul Jannah. Ia mendesak pemerintah segera turun tangan.
"Harapannya lampu jalan yang padam bisa segera diperbaiki, karena masyarakat juga menginginkan jalan yang aman dan terang saat berkendara pada malam hari," kata Imam.
PJU Padam di Jalur Strategis, Akses Utama ke Ibu Kota Provinsi
Ruas jalan di Bundaran Raden Intan menjadi perhatian utama karena merupakan gerbang masuk Kota Bandar Lampung dari arah Hajimena, Natar. Jalur ini setiap malam dilalui ribuan kendaraan, termasuk truk logistik dan kendaraan pribadi.
Warga berharap Dinas Perhubungan atau instansi terkait segera melakukan pengecekan dan perbaikan. PJU dinilai sebagai fasilitas publik vital yang mendukung keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan, terutama di titik-titik rawan kecelakaan.