LAMPUNG TIMUR — Ketua Dekrani Kelompok Tani (Dekpoktan) Desa Tebing, Yakup, membeberkan hasil uji coba penggunaan Pupuk Hayati Cair (PHC) kepada Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal saat kunjungan kerja, Senin (6/7/2026). Menurut Yakup, dampak penggunaan PHC sudah terlihat nyata pada tanaman singkong dan kelapa sawit.
“Kami sudah membuktikan sendiri. Singkong yang menggunakan PHC menghasilkan umbi lebih besar. Sawit juga mengalami pertumbuhan yang lebih baik. Ini menjadi bukti bahwa PHC sangat membantu petani,” ujar Yakup.
18 Kelompok Tani di Desa Tebing Siap Manfaatkan PHC
Saat ini, terdapat 18 kelompok tani di Desa Tebing yang siap mengadopsi teknologi berbasis mikroba tersebut. Kepala Desa Tebing, Ismail, menegaskan warganya siap mendistribusikan PHC kepada seluruh kelompok tani.
“Kehadiran Pak Gubernur merupakan kebanggaan bagi masyarakat Desa Tebing. Kami siap memanfaatkan PHC dan mendistribusikannya kepada 18 kelompok tani agar produktivitas pertanian terus meningkat,” ujarnya.
PHC Jadi Solusi Efisiensi Biaya Produksi Petani
Gubernur Rahmat Mirzani Djausal menekankan bahwa program PHC merupakan jawaban atas tantangan klasik petani, seperti harga komoditas yang tidak stabil dan produktivitas lahan yang rendah. Menurutnya, kesejahteraan petani adalah fondasi pembangunan daerah.
“Harga padi, jagung maupun singkong sering tidak stabil. Karena itu pemerintah harus hadir agar biaya produksi lebih efisien dan hasil panen meningkat. Melalui PHC kami ingin kualitas hasil pertanian semakin baik sehingga pendapatan petani ikut meningkat,” kata Mirza.
Ia menambahkan, dampak dari kesejahteraan petani akan merembet ke sektor lain. “Kalau petani sejahtera, anak-anak bisa sekolah dengan baik, kebutuhan keluarga terpenuhi, dan masyarakat menjadi lebih maju. Itu tujuan utama program ini,” tegasnya.
Yakup berharap dukungan pemerintah terhadap program PHC terus berlanjut agar manfaatnya bisa dirasakan lebih luas oleh petani di Lampung Timur. “Kami mengucapkan terima kasih kepada Pak Gubernur atas bantuan PHC. Harapan kami, program ini terus berlanjut sehingga semakin banyak petani merasakan manfaatnya,” katanya.