Pencarian

Warga Lampung Timur Bangun Jalan Pakai Uang Sendiri, Bupati Buka Suara soal Sindirian "Tahun Ini Tak Bayar Pajak"

Minggu, 05 Juli 2026 • 14:31:01 WIB
Warga Lampung Timur Bangun Jalan Pakai Uang Sendiri, Bupati Buka Suara soal Sindirian
Warga Dusun Umbul Glimbung Lampung Timur bergotong royong membangun jalan sepanjang satu kilometer secara swadaya.

LAMPUNG TIMUR — Video seorang warga yang melontarkan kalimat “Izin Bu Bupati, tahun ini kami tidak bayar pajak karena kami sedang membangun jalan sendiri” menjadi viral di media sosial. Pernyataan itu bukan sekadar guyonan, melainkan ekspresi frustrasi warga Dusun Umbul Glimbung yang memilih urunan uang dan tenaga untuk mengecor akses desa mereka.

Sejak Rabu (1/7/2026), puluhan warga turun langsung membeli semen, mengangkut batu, dan mencampur adukan beton. Jalan sepanjang kurang lebih satu kilometer itu dikerjakan secara gotong royong tanpa menunggu proyek dari pemerintah daerah. Biaya pembangunan sepenuhnya berasal dari swadaya masyarakat.

Bupati: Jalan Itu Belum Masuk Tahap Pembangunan Kami

Menanggapi video yang telanjur viral, Bupati Lampung Timur Ela Siti Nuryamah mengonfirmasi bahwa pemerintah daerah sebenarnya telah memonitor kondisi infrastruktur di kawasan tersebut. Menurutnya, Dusun Umbul Glimbung berada di area register yang memiliki tantangan tersendiri dalam pembangunan.

“Wilayah itu sudah kami monitor. Pemerintah daerah juga telah membangun infrastruktur jalan di kawasan tersebut pada tahun sebelumnya. Namun pengerjaannya dilakukan secara bertahap karena masih banyak ruas jalan yang harus ditangani,” kata Ela saat dikonfirmasi, Sabtu (4/7/2026).

Ela menduga ruas jalan yang dikerjakan warga secara swadaya memang belum termasuk dalam tahapan pembangunan yang telah dilaksanakan. Keterbatasan anggaran menjadi alasan utama mengapa pembangunan belum bisa menjangkau seluruh titik yang dibutuhkan masyarakat.

Gotong Royong Jadi Catatan Penting bagi Pemkab

Alih-alih mempermasalahkan aksi warga, Bupati justru menilai gotong royong tersebut sebagai bentuk partisipasi aktif masyarakat dalam mempercepat perbaikan infrastruktur. Menurutnya, inisiatif warga menjadi masukan berharga bagi pemerintah daerah.

“Di sejumlah titik memang masyarakat berinisiatif bergotong royong agar jalan bisa segera digunakan. Ada ruas sekitar satu kilometer yang diperbaiki secara swadaya sambil menunggu penanganan lanjutan dari pemerintah,” ujar Ela.

“Jalan yang dikeluhkan warga kemungkinan belum sampai pada tahapan pembangunan yang sudah kami kerjakan. Aspirasi ini menjadi masukan bagi kami karena kebutuhan infrastruktur jalan memang menjadi harapan terbesar masyarakat,” tambahnya.

Satire yang Lebih Cepat Sampai ke Meja Bupati

Fenomena ini menjadi ironi tersendiri. Kalimat “izin Bu Bupati, tahun ini kami tidak bayar pajak” jelas bukan pernyataan hukum, melainkan satire yang lahir dari rasa frustrasi karena akses jalan belum kunjung memadai. Warga tidak lagi berdebat, tidak membuat proposal berjilid-jilid, atau menunggu janji lima tahunan. Mereka langsung membangun.

Video berdurasi singkat itu terbukti lebih cepat sampai ke meja pemerintah dibanding tumpukan usulan pembangunan yang beredar dari musyawarah desa hingga kabupaten. Kini, Pemkab Lampung Timur mencatat aspirasi warga Umbul Glimbung sebagai prioritas dalam perencanaan infrastruktur ke depan.

Bagikan
Sumber: wawainews.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks