LIWA — Program seragam sekolah gratis yang menjadi andalan Pemkab Lampung Barat tidak akan berhenti meski anggaran daerah sedang dihemat. Bupati Parosil Mabsus menyatakan tiga setel seragam untuk setiap siswa SD dan SMP akan tetap dibagikan tahun ini.
“Pembagian tiga setel seragam gratis untuk siswa tingkat SD dan SMP sederajat tetap berjalan, dan pada tahun 2026 ini kami tambahkan dengan pembagian buku tulis gratis,” kata Parosil di Liwa, Senin.
Bukan Sekadar Program, Lahir dari Aspirasi Warga
Parosil menjelaskan bahwa program ini bukan proyek dadakan. Ia lahir langsung dari usulan masyarakat bawah. Sebagai mantan guru dan ketua komite sekolah, Parosil mengaku hafal betul keluhan para orang tua murid: biaya seragam baru selalu menjadi beban terbesar setiap tahun ajaran baru.
“Kala itu, biaya pembelian seragam baru selalu menjadi keluhan utama yang paling banyak disampaikan para orang tua murid,” ujar dia di hadapan warga.
Beasiswa Kedokteran hingga Program Satu Keluarga Satu Sarjana
Selain seragam dan buku gratis, Pemkab Lampung Barat terus menggulirkan sejumlah beasiswa strategis. Beasiswa kedokteran, seni budaya, kewirausahaan, dan program satu keluarga satu sarjana menjadi prioritas untuk menaikkan kualitas sumber daya manusia di kabupaten berjuluk Negeri Junjung Bejad ini.
Parosil menegaskan bahwa komitmen kuat di sektor pendidikan didasari pengalamannya saat masih aktif di dunia sekolah. Ia ingin anak-anak Lampung Barat tidak lagi terhalang biaya untuk bersekolah.
Sinergi dengan Program Pusat: KDMP, MBG, dan Ketahanan Pangan
Di luar program daerah, bupati juga mengingatkan seluruh jajaran aparatur untuk bersinergi mengawal program strategis pemerintah pusat. Empat program yang disebut secara khusus adalah Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan program ketahanan pangan.
“Penting bagi kita untuk mengawal program pusat seperti Koperasi Desa Merah Putih (KDMP), Makan Bergizi Gratis (MBG), dan program ketahanan pangan agar dampaknya benar-benar menciptakan kesejahteraan bagi masyarakat di tingkat bawah,” kata Parosil.
Pemkab Lampung Barat optimistis sinergi antara program daerah dan pusat bisa mendorong peningkatan kualitas SDM sekaligus menciptakan kesejahteraan ekonomi yang merata.