Pencarian

Gubernur Lampung Jamuan Makan Siang Bersama Sai Batin Lima Makhga Way Handak, Perkuat Sinergi Pembangunan Adat dan SDM

Sabtu, 27 Juni 2026 • 18:31:01 WIB
Gubernur Lampung Jamuan Makan Siang Bersama Sai Batin Lima Makhga Way Handak, Perkuat Sinergi Pembangunan Adat dan SDM
Gubernur Lampung menggelar jamuan makan siang dengan Sai Batin Lima Makhga Way Handak untuk memperkuat sinergi pembangunan adat dan SDM.

BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung menggelar pertemuan khusus dengan para pemuka adat dari Sai Batin Lima Makhga Way Handak, Kabupaten Lampung Selatan, di Mahan Agung pada Sabtu (27/6/2026). Acara yang dikemas dalam jamuan makan siang dan silaturahmi ini menjadi forum strategis untuk merumuskan arah pembangunan daerah yang berlandaskan nilai budaya dan kearifan lokal.

Dalam pertemuan tersebut, Gubernur bersama para Sai Batin membahas sejumlah isu krusial. Pembahasan tidak hanya menyentuh aspek pembangunan fisik, melainkan juga pembangunan kebudayaan, peningkatan kualitas SDM, serta pelestarian adat sebagai identitas daerah.

Program Khusus untuk Lima Marga di Lampung Selatan

Gubernur mengungkapkan bahwa Pemprov Lampung tengah menyiapkan program spesifik untuk penguatan adat di Lampung Selatan. "Pada prinsipnya lima marga akan kita sentuh," ujar Gubernur dalam sambutannya, merujuk pada Sai Batin Lima Makhga Way Handak yang hadir.

Hadir dalam kegiatan tersebut lima pangeran adat, yaitu Pangeran Cahya Marga (Sai Batin Marga Ratu Keratuan Menangsi) Syafrudin, Pangeran Tihang Marga (Sai Batin Marga Legum) Azhar Marzuki, Pangeran Naga Beringsang V (Sai Batin Marga Dantaran) Ahmad Fajrin, Pangeran Penyimbang Agung (Sai Batin Marga Pesisir Rajabasa) David Marison, serta Pangeran Sesuhuman Sampurna Jaya (Sai Batin Marga Katibung) M. Abas’sy.

Masyarakat Adat Siap Dukung Program Pembangunan

Mewakili para Sai Batin, Pangeran Sesuhuman Sampurna Jaya M. Abas’sy menyampaikan apresiasi atas perhatian Gubernur terhadap pelestarian adat. "Apa yang dibicarakan hari ini sangat berpotensi membangun adat agar lebih dikenal, dan kami sangat mendukung program-program beliau untuk memajukan adat," ujarnya.

Ia menegaskan bahwa masyarakat adat siap mendukung seluruh program pembangunan Pemprov Lampung. "Gagasan Pak Gubernur sangat membangun. Bukan hanya membangkitkan adat, tetapi juga perekonomian masyarakat. Kami optimistis jika program ini berjalan akan membawa perubahan bagi Lampung Selatan dan Provinsi Lampung," tambahnya.

16 Desa Budaya Telah Ditetapkan sebagai Identitas Daerah

Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Lampung, Thomas Amirico, menambahkan bahwa silaturahmi ini merupakan bagian dari upaya pemerintah menjaga identitas daerah. "Adat merupakan bagian dari kebudayaan Lampung yang harus dijaga. Karena kalau budayanya maju, tentu Lampung juga berkemajuan," katanya.

Thomas mengungkapkan, Pemprov Lampung telah menetapkan 16 desa budaya melalui Surat Keputusan Gubernur. Langkah ini diambil untuk merawat identitas budaya sekaligus mewariskan kekayaan budaya Lampung kepada generasi muda. Aspirasi dari para tokoh adat, menurutnya, akan menjadi masukan penting dalam menetapkan kebijakan ke depan.

Bagikan
Sumber: lampungmonitor.com

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks