LAMPUNG — Kenaikan harga emas Antam terjadi di tengah pergerakan harga emas global yang masih fluktuatif. Spot price emas dunia pada Jumat (12/6) ditutup di level USD 2.330 per troy ons, menguat tipis dari posisi sebelumnya. Sentimen pasar masih dipengaruhi oleh ekspektasi pemangkasan suku bunga The Fed yang belum pasti waktunya.
Tidak hanya harga pembelian, harga jual kembali (buyback) emas Antam juga mengalami kenaikan. Antam menetapkan harga buyback di level Rp 2.465.000 per gram pada hari ini, naik Rp 5.000 dari posisi kemarin.
Selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) saat ini tercatat sekitar Rp 246.000 per gram. Spread ini penting diperhatikan investor karena menjadi biaya yang hilang jika menjual emas fisik dalam jangka pendek.
Selain ukuran 1 gram, Antam juga menawarkan berbagai pecahan logam mulia dengan harga yang disesuaikan. Berikut daftar harga emas Antam untuk beberapa ukuran pada 13 Juni 2026:
Kenaikan harga emas Antam dalam dua hari berturut-turut memberikan sinyal positif bagi pemegang logam mulia. Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam sudah naik sekitar Rp 15.000 per gram, menunjukkan tren penguatan meskipun belum seagresif awal tahun.
Analis menilai investor tetap perlu mencermati pergerakan dolar AS dan data inflasi Amerika Serikat yang akan dirilis pekan depan. Kedua faktor ini menjadi pemicu utama volatilitas harga emas global yang berdampak langsung pada harga Antam.
Investasi emas batangan tetap cocok untuk diversifikasi portofolio jangka panjang, namun kurang ideal untuk trading jangka pendek karena spread jual-beli yang lebar.