BANDAR LAMPUNG — Anggota DPR RI Komisi XII, Ahmad Junaidi Auly, menegaskan pentingnya pengawasan agar distribusi energi berjalan sesuai ketentuan dan kebutuhan masyarakat di Lampung dan sekitarnya. Ia menyebut kenaikan harga Pertamax akan dibahas lebih intensif di tingkat komisi untuk memastikan kebijakan harga tepat sasaran.
"Menjadi sebuah keharusan dan kesadaran kita, harus melakukan penghematan, namun juga didukung dengan pengawasan agar distribusinya dapat tepat sasaran," ujar Auly dalam keterangan di Bandar Lampung, Rabu.
Fokus Pengawasan: Stok dan Infrastruktur Energi
Executive General Manager Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Alexander Susilo, memaparkan sistem distribusi energi yang diterapkan di wilayah operasionalnya. Ia menjelaskan bahwa pihaknya mengelola stok secara terukur dan melakukan pemeliharaan infrastruktur secara berkala untuk menjaga keandalan penyaluran.
Penguatan sistem monitoring distribusi juga dilakukan guna memastikan penyaluran energi berjalan aman dan lancar. Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel terus memperkuat koordinasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk mendukung kelancaran operasional di seluruh wilayah.
Apa Dampak Kenaikan Pertamax bagi Masyarakat Lampung?
Meski pembahasan harga Pertamax masih akan berlanjut di Komisi XII DPR RI, kunjungan ini menjadi sinyal bahwa pemerintah dan DPR tengah mencermati dinamika harga energi nonsubsidi. Pertamina memastikan pelayanan energi kepada masyarakat tetap optimal di tengah proses pengawasan dan evaluasi kebijakan yang berjalan.
Distribusi energi di Sumatera Bagian Selatan, khususnya Lampung, menjadi salah satu fokus perhatian Komisi XII. Hal ini mengingat peran vital energi dalam menopang aktivitas ekonomi dan keseharian warga di provinsi tersebut.