LAMPUNG TIMUR — PT PLN (Persero) Unit Pelaksana Pelayanan Pelanggan (UP3) Metro menggelar Bakti Pekerjaan Dalam Keadaan Bertegangan (PDKB) Tahap III Tahun 2026 di Kabupaten Lampung Timur. Pemeliharaan menyasar 70 titik jaringan distribusi dan dikerjakan tanpa penghentian pasokan listrik ke pelanggan.
Rangkaian kegiatan berlangsung 14–18 September 2026, dengan puncak pelaksanaan pada Kamis, 17 September 2026. Pekerjaan melibatkan personel PDKB dari tiga unit, yakni PLN UP3 Metro, PLN UP3 Kotabumi, dan PLN UP3 Tanjung Karang. Kolaborasi lintas unit itu dipilih untuk mempercepat pemeliharaan jaringan distribusi di wilayah Lampung Timur.
Mengapa Listrik Tidak Perlu Padam
Metode PDKB memungkinkan petugas bekerja pada jaringan yang tetap bertegangan. Konsekuensinya, pemeliharaan berjalan tanpa menghentikan aliran listrik ke rumah, kantor layanan publik, maupun tempat usaha.
Hingga Agustus 2026, Tim PDKB PLN UP3 Metro tercatat telah merampungkan 475 titik pekerjaan dengan cara yang sama. Dari seluruh pekerjaan itu, sekitar 1.220 MWh energi listrik tetap tersalurkan kepada pelanggan selama proses pemeliharaan.
711.315 Pelanggan, 42 Persen di Lampung Timur
PLN UP3 Metro kini melayani 711.315 pelanggan. Sebanyak 298.363 pelanggan atau sekitar 42 persen di antaranya berada di Kabupaten Lampung Timur.
Konsumsi listrik di wilayah kerja PLN UP3 Metro pada Semester I 2026 tumbuh 3,5 persen dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya. Manager PLN UP3 Metro, Anas Febrian, menyebut pertumbuhan itu menuntut kesiapan infrastruktur dan pemeliharaan jaringan secara berkelanjutan.
"Pertumbuhan kebutuhan listrik harus diimbangi dengan kesiapan infrastruktur dan pemeliharaan jaringan secara berkelanjutan. Melalui PDKB, pekerjaan dapat dilakukan saat jaringan tetap bertegangan sehingga pelanggan tetap dapat menikmati listrik selama proses pemeliharaan berlangsung," ujar Anas.
Hari Pelanggan Nasional Jadi Momentum Layanan
Bakti PDKB Tahap III ini menjadi bagian dari rangkaian Hari Pelanggan Nasional 2026. PLN mengusung tema "Bersama Menuntaskan Tantangan, Menguatkan Keandalan" pada pelaksanaannya.
Anas menambahkan, peringatan Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar ajang apresiasi. Menurutnya, momen itu menjadi dorongan untuk memperbaiki mutu pelayanan ke depan.
"Hari Pelanggan Nasional bukan sekadar momentum apresiasi, tetapi menjadi semangat bagi kami untuk terus meningkatkan pelayanan. Bakti PDKB merupakan salah satu bentuk dedikasi tersebut, dengan menjaga listrik tetap menyala sehingga pelanggan dapat terus beraktivitas dengan nyaman dan produktif," kata Anas.
Pemkab Lampung Timur Soroti Risiko Pekerjaan Bertegangan
Bupati Lampung Timur, Hj. Ela Siti Nuryamah, mengapresiasi sinergi PLN dengan pemerintah kabupaten dalam menjaga keandalan kelistrikan daerah. Pasokan listrik yang stabil dinilainya berperan penting bagi produktivitas warga dan pembangunan Lampung Timur.
"Apresiasi setinggi-tingginya kepada PLN atas kolaborasi dan sinergi bersama Kabupaten Lampung Timur. Bakti PDKB menjadi wujud nyata komitmen PLN menghadirkan listrik yang andal untuk mendukung produktivitas dan kemajuan masyarakat Lampung Timur," ujar Ela.
Ela mengingatkan bahwa bekerja pada jaringan bertegangan menyimpan risiko tinggi. Kompetensi personel, kedisiplinan, dan penerapan standar keselamatan kerja disebutnya sebagai aspek utama yang tidak boleh diabaikan.
"Seluruh petugas harus senantiasa waspada, disiplin, mematuhi SOP keselamatan kerja dan menggunakan APD sesuai standar. Kami berharap seluruh rangkaian Bakti PDKB berjalan lancar, pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik, dan seluruh personel kembali kepada keluarga dalam keadaan selamat," tutup Ela.