BANDAR LAMPUNG — Aksi penghijauan yang digagas mahasiswa KKN Transformatif Kelompok 22 UIN Raden Intan Lampung (UIN RIL) berlangsung di kawasan pemukiman warga pada Kamis (20/8/2026). Program ini melibatkan kolaborasi antara mahasiswa, Kepala Lingkungan 03 Sofyan Agustaman, serta Ketua RT 02 dan Ketua RT 04, Tondo Sujatmiko.
Pemilihan pohon berbuah menjadi ciri khas program ini. Selain memperbaiki kualitas udara dan menjaga struktur tanah, hasil panen buah nantinya bisa dinikmati langsung oleh masyarakat setempat.
Manfaat Ganda Penghijauan untuk Warga
Koordinator Kelompok 22, Randi Pratama, menyebut kegiatan ini merupakan bentuk investasi lingkungan jangka panjang. Ia menekankan bahwa dampak yang diharapkan tidak hanya berhenti pada aspek ekologis, tetapi juga memberikan keuntungan ekonomi bagi warga.
"Saya berharap penanaman pohon berbuah ini dapat memberikan manfaat yang berkelanjutan, tidak hanya bagi keberlangsungan lingkungan, pertahanan tanah, dan terciptanya udara yang lebih bersih, tetapi juga dapat menghasilkan buah yang nantinya dapat dinikmati dan dimanfaatkan oleh warga sekitar," ujar Randi.
Tahapan Penanaman dan Sistem Identifikasi Pohon
Proses penanaman diawali dengan pemetaan titik lokasi yang dinilai ideal untuk pertumbuhan bibit. Setelah lokasi ditentukan, mahasiswa bersama warga bergotong royong menggali lubang tanam, memasukkan bibit, dan memberikan pupuk penunjang.
Agar mudah dipantau, setiap pohon diberi papan nama identifikasi. Kegiatan ditutup dengan penyiraman awal dan penyusunan jadwal perawatan berkala supaya bibit dapat tumbuh optimal.
Apresiasi Pengurus Wilayah Setempat
Ketua RT 04, Tondo Sujatmiko, mengapresiasi inisiatif mahasiswa yang dinilainya sebagai langkah positif. Ia berharap pohon yang telah ditanam dapat dirawat bersama-sama agar manfaatnya dirasakan seluruh warga.
"Saya sangat mengapresiasi dan mendukung kegiatan penanaman pohon berbuah yang dilakukan oleh mahasiswa KKN Transformatif 22. Kegiatan ini merupakan langkah positif dalam menjaga lingkungan sekaligus memberikan manfaat bagi masyarakat," tutur Tondo.
Senada dengan itu, Kepala Lingkungan 03, Sofyan Agustaman, menegaskan pentingnya menjaga keberlanjutan program pengabdian ini. Menurutnya, pohon yang sudah ditanam harus dirawat secara kolektif oleh masyarakat.
"Menurut saya, kegiatan penanaman pohon berbuah ini merupakan bentuk nyata kepedulian mahasiswa terhadap lingkungan. Saya berharap tanaman yang telah ditanam dapat dijaga dan dirawat secara bersama-sama oleh masyarakat, sehingga dapat tumbuh dengan baik dan memberikan manfaat dalam jangka panjang," tegas Sofyan.
Melalui program ini, KKN Transformatif Kelompok 22 UIN Raden Intan Lampung berupaya menghadirkan pengabdian masyarakat yang berdampak nyata bagi lingkungan dan kesejahteraan warga di masa mendatang.