Pencarian

Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan Bawang Putih Usai Panen Perdana Grade A di Ulubelu, Target Kurangi Impor 541.400 Ton

Selasa, 04 Agustus 2026 • 21:47:01 WIB
Bupati Tanggamus Siapkan Perluasan Lahan Bawang Putih Usai Panen Perdana Grade A di Ulubelu, Target Kurangi Impor 541.400 Ton
Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi memeriksa hasil panen perdana bawang putih Grade A di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Selasa (4/8/2026).

TANGGAMUS — Panen perdana bawang putih kualitas Grade A di Pekon Datarajan, Kecamatan Ulubelu, Kabupaten Tanggamus, membuka jalan bagi lahirnya sentra hortikultura baru di Provinsi Lampung. Bupati Tanggamus Mohammad Saleh Asnawi langsung merespons hasil budidaya tersebut dengan menyiapkan lahan baru untuk pengembangan komoditas ini pada musim tanam berikutnya.

Bawang putih yang ditanam sejak April 2026 itu berhasil dipanen pada Selasa (4/8/2026). Proses budidaya melibatkan petani binaan Polres Tanggamus dengan pendampingan teknis dari tim asal Sembalun, Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat.

Hasil Panen di Ulubelu Disebut Lebih Baik dari Dugaan Awal

Bupati Mohammad Saleh Asnawi mengaku kualitas umbi yang dihasilkan melebihi ekspektasi. Menurutnya, kondisi tanah dan iklim di dataran tinggi Ulubelu terbukti cocok untuk budidaya bawang putih, sehingga program ini layak diperluas.

"Keberhasilan ini membuktikan bawang putih dapat tumbuh dan menghasilkan panen yang sangat baik di Ulubelu. Ke depan, program ini akan terus kita tingkatkan," kata Saleh dalam keterangannya usai panen raya.

Pemkab Siapkan Lahan Baru untuk Tekan Ketergantungan Impor

Pemerintah daerah telah mengidentifikasi beberapa hektare lahan tambahan untuk pengembangan budidaya berikutnya. Langkah ini dinilai strategis untuk meningkatkan pendapatan petani sekaligus berkontribusi pada program swasembada pangan nasional.

"Kami sudah menyiapkan beberapa hektare lahan untuk pengembangan berikutnya. Harapan kami, bawang putih menjadi salah satu tulang punggung ekonomi masyarakat sekaligus mendukung program swasembada pangan nasional," ujarnya.

Data yang disampaikan bupati menunjukkan Indonesia masih mengimpor sekitar 541.400 ton bawang putih sepanjang tahun lalu. Dengan adanya produksi lokal dari Tanggamus, diharapkan ketergantungan terhadap pasokan luar negeri bisa berkurang secara bertahap.

Polres Tanggamus: Pendampingan Teknis Bakal Diperkuat

Kapolres Tanggamus AKBP Rahmad Sujatmiko menjelaskan bahwa panen perdana ini merupakan hasil kolaborasi institusinya dengan kelompok tani setempat. Sebelum memulai budidaya, pihaknya melakukan survei di sejumlah lokasi untuk memastikan kesesuaian lahan.

"Panen perdana ini menjadi bahan evaluasi untuk pengembangan berikutnya. Kami akan memperbaiki pengolahan lahan, memperkuat pendampingan teknis, dan terus bekerja sama dengan instansi terkait agar budidaya bawang putih di Tanggamus semakin berkembang," kata Rahmad.

Sinergi Lintas Instansi untuk Sentra Produksi Baru

Panen raya tersebut turut dihadiri Ketua DPRD Tanggamus Agung Setyo Utomo, jajaran Kodim 0424/Tanggamus, Kejaksaan Negeri Tanggamus, serta perwakilan PGE Ulubelu. Kehadiran lintas sektor ini menjadi sinyal dukungan penuh terhadap pengembangan komoditas bawang putih di kabupaten tersebut.

Keberhasilan ini diharapkan menjadi titik awal terbentuknya sentra produksi bawang putih di Tanggamus. Selain meningkatkan kesejahteraan petani, program ini memperkuat sinergi pemerintah daerah, Polri, dan masyarakat dalam mendukung target ketahanan pangan nasional.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: kupastuntas.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks