BANDAR LAMPUNG — Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, melalui sambutan tertulis yang dibacakan Sekretaris Daerah Provinsi, menekankan bahwa Bandar Lampung Expo bukan sekadar pameran biasa. Ajang tahunan yang digelar dalam rangka Hari Jadi ke-344 Kota Bandar Lampung ini dinilai telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar dan membuka peluang kemitraan bagi pelaku UMKM.
Transaksi Rp2,1 Miliar Jadi Target Minimal
Pada penyelenggaraan tahun 2025, Bandar Lampung Expo berhasil membukukan nilai transaksi sebesar Rp2,1 miliar, melampaui target yang ditetapkan. Capaian ini menjadi fondasi optimisme pemerintah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kerakyatan yang lebih inklusif.
“Bandar Lampung Expo telah menjadi ruang strategis untuk memperluas akses pasar, membuka peluang kemitraan, serta meningkatkan daya saing produk-produk unggulan daerah,” ujar Gubernur dalam sambutan tertulisnya.
Tiga Sektor Saling Menguatkan: Dagang, Pariwisata, Ekraf
Pemerintah Provinsi Lampung menempatkan perdagangan, pariwisata, dan ekonomi kreatif sebagai tiga sektor utama yang saling menguatkan. Dalam expo ini, Dinas Pariwisata Provinsi Lampung turut menghadirkan informasi destinasi wisata unggulan, desa wisata, kuliner khas, hingga produk ekonomi kreatif hasil binaan pemerintah.
“Bandar Lampung sebagai ibu kota provinsi memiliki posisi strategis sebagai pusat pergerakan ekonomi bagi seluruh kabupaten/kota di Lampung,” lanjut Gubernur.
Transparansi Transaksi dan Akuntabilitas Jadi Sorotan
Gubernur mengimbau agar seluruh aktivitas ekonomi dan transaksi yang berlangsung selama expo didokumentasikan serta dicatat secara efektif, terukur, dan transparan. Langkah ini dinilai penting sebagai bagian dari upaya meningkatkan akuntabilitas pelaksanaan kegiatan.
Sekretaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Tomsi Tohir Balaw, yang turut hadir dalam pembukaan, memberikan apresiasi kepada Wali Kota Bandar Lampung. Ia menilai Kota Bandar Lampung terus menunjukkan perkembangan positif melalui berbagai indikator ekonomi, termasuk peningkatan daya beli masyarakat yang terlihat dari bertambahnya kepemilikan kendaraan bermotor.
Pembangunan Hotel Baru Dorong Sektor Pariwisata
Wali Kota Bandar Lampung, Hj. Eva Dwiana, menyampaikan bahwa kota ini terus berkembang sebagai pusat pertumbuhan ekonomi. Salah satu pendorongnya adalah pembangunan sejumlah hotel baru yang diharapkan mampu memperkuat sektor pariwisata dan perekonomian daerah.
“Melalui momentum Hari Ulang Tahun ke-344 ini, marilah kita memperkuat komitmen bersama untuk menjadikan Bandar Lampung sebagai kota dengan pertumbuhan ekonomi yang kuat,” ucap Tomsi Tohir Balaw.
Pemerintah Provinsi Lampung berharap sinergi antara pemprov dan pemkot terus diperkuat guna menciptakan fondasi pembangunan yang kokoh menuju Provinsi Lampung yang maju, inklusif, dan berdaya saing, sejalan dengan visi Indonesia Emas 2045.