Pencarian

Jembatan Armco Sinar Petir Tanggamus Kini Berdiri, Petani Bawa Kopi ke Pasar Tanpa Khawatir Banjir

Jumat, 17 Juli 2026 • 11:47:43 WIB
Jembatan Armco Sinar Petir Tanggamus Kini Berdiri, Petani Bawa Kopi ke Pasar Tanpa Khawatir Banjir
Petani di Pekon Sinar Petir, Tanggamus, mulai membawa hasil panen kopi ke pasar setelah Jembatan Armco resmi beroperasi.

TANGGAMUS — Rangka baja merah putih itu kini membelah aliran sungai di Pekon Sinar Petir. Bukan sekadar jembatan, bagi warga setempat, bangunan ini adalah napas baru yang menyambungkan kebun kopi, lada, dan kakao mereka ke pasar. Selama bertahun-tahun, air sungai yang meluap di musim hujan menjadi tembok pemisah antara rumah dan penghidupan.

Bakri, petani berusia 48 tahun, berdiri di ujung jembatan Jumat (17/7/2026) pagi. Ia memandangi beberapa sepeda motor yang melintas dengan ringan. "Kalau dulu hujan turun semalaman, kami sering tidak bisa membawa kopi keluar. Kadang harus menunggu air surut. Sekarang Alhamdulillah, jalan kami sudah terbuka lagi," katanya.

Anak Sekolah Tak Lagi Cemas Saat Hujan

Kekhawatiran serupa juga dirasakan Tuminah, seorang ibu rumah tangga. Setiap pagi, ia mengantar anak-anaknya ke titik penyeberangan darurat. "Anak-anak sekarang berangkat sekolah lebih tenang. Kami sebagai orang tua juga merasa lebih aman," ujarnya.

Sebelum jembatan ini berdiri, anak-anak harus berhitung dengan debit air sungai. Jika hujan turun semalaman, mereka terpaksa memutar jalan yang lebih jauh atau menunggu air surut. Aktivitas sekolah kerap tertunda.

Kades: Harapan Warga Akhirnya Terwujud

Kepala Pekon Sinar Petir, Hidayat AR, mengaku masih ingat betapa panjang proses perjuangan warga. "Alhamdulillah, harapan masyarakat akhirnya terwujud. Atas nama Pemerintah Pekon dan seluruh warga, kami mengucapkan terima kasih kepada Presiden Republik Indonesia Bapak Prabowo Subianto, TNI Angkatan Darat, khususnya Kodim 0424/Tanggamus, serta semua pihak yang telah membantu hingga jembatan ini selesai dibangun," katanya dalam pernyataan resmi.

Menurut Hidayat, jembatan ini tidak hanya memperlancar distribusi hasil pertanian. Roda ekonomi desa diperkirakan berputar lebih cepat karena biaya transportasi turun drastis. Petani tidak lagi menjual hasil panen dengan harga murah di tengah jalan karena takut busuk.

TNI Sebut Jembatan Jadi Urat Nadi Baru

Komandan Kodim 0424/Tanggamus, Letkol Inf Dwi Djunaidi Mulyono, menegaskan bahwa pembangunan Jembatan Armco ini merupakan wujud nyata kepedulian TNI bersama pemerintah. "Jembatan ini akan menjadi urat nadi baru yang mendukung akses transportasi, pendidikan, pelayanan kesehatan hingga peningkatan perekonomian masyarakat," ujarnya.

Di siang yang terik, anak-anak bersepeda melintasi jembatan tanpa rasa was-was. Mobil bak terbuka bermuatan karung kopi dan kelapa melaju pelan. Tak ada lagi antrean panjang menunggu sungai surut. Bagi warga Sinar Petir, jembatan ini bukan sekadar beton dan baja—melainkan jaminan bahwa pendidikan, kesehatan, dan penghidupan kini dalam jangkauan.

Bagikan
Sumber: kupastuntas.co

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks