LAMPUNG — Berdasarkan situs resmi Logam Mulia Antam, harga emas ukuran 1 gram hari ini dibanderol Rp 2.650.000. Angka ini naik dari posisi Rp 2.633.000 per gram pada perdagangan Kamis (9/7). Dalam sepekan terakhir, harga emas Antam bergerak fluktuatif di rentang Rp 2.633.000 hingga Rp 2.670.000 per gram. Sementara dalam sebulan terakhir, harga sempat menyentuh level tertinggi Rp 2.733.000 per gram dan terendah Rp 2.625.000 per gram.
Buyback Naik Lebih Tajam, Ada Pajak PPh 22 yang Dipotong
Kenaikan harga buyback menjadi sinyal penting bagi investor yang ingin merealisasikan keuntungan. Dengan selisih antara harga jual dan harga beli kembali (spread) yang mencapai Rp 245.000 per gram, investor tetap perlu memperhitungkan potensi keuntungan bersih setelah pajak.
Sesuai Peraturan Menteri Keuangan (PMK) Nomor 81 Tahun 2024, setiap transaksi buyback dengan nilai di atas Rp 10 juta dikenakan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5 persen. Pajak ini langsung dipotong dari total nilai transaksi saat investor menjual emasnya ke Antam. Artinya, jika menjual emas 10 gram, investor akan menerima dana bersih setelah dikurangi potongan pajak tersebut.
Rincian Harga Emas Antam 10 Juli 2026
Berikut daftar lengkap harga emas Antam untuk berbagai ukuran yang berlaku hari ini:
- 0,5 gram: Rp 1.375.000
- 1 gram: Rp 2.650.000
- 2 gram: Rp 5.240.000
- 3 gram: Rp 7.835.000
- 5 gram: Rp 13.025.000
- 10 gram: Rp 25.995.000
- 25 gram: Rp 64.862.000
- 50 gram: Rp 129.645.000
- 100 gram: Rp 259.212.000
- 250 gram: Rp 647.765.000
- 500 gram: Rp 1.295.320.000
- 1.000 gram (1 kg): Rp 2.590.600.000
Pergerakan Harga dan Strategi Investor
Kenaikan harga emas hari ini terjadi di tengah ketidakpastian pasar global yang masih mendorong permintaan aset safe haven. Dalam sebulan terakhir, harga emas Antam tercatat sempat turun hingga Rp 2.625.000 per gram, menawarkan titik masuk yang menarik bagi investor yang ingin akumulasi.
Bagi pelaku bisnis dan investor ritel, selisih antara harga jual dan buyback yang lebar mengindikasikan bahwa emas fisik lebih cocok untuk investasi jangka panjang. Fluktuasi harian yang tajam dalam beberapa pekan terakhir juga menjadi pengingat bahwa harga emas tetap sensitif terhadap pergerakan dolar AS dan suku bunga acuan global.