LAMPUNG UTARA — Proses pembangunan Jembatan Perintis Garuda yang menghubungkan Desa Srimenanti dan Desa Sindang Agung di Kecamatan Tanjung Raja, Kabupaten Lampung Utara, kini memasuki sentuhan akhir. Personel Koramil 412-10/Tanjung Raja dan warga setempat bahu-membahu melakukan pengecatan tiang serta pengacian badan jembatan, Sabtu (4/7/2026).
Jembatan beton ini memiliki panjang 10 meter dengan lebar 2 meter, melintasi Sungai Way Munjung yang lebarnya sekitar 6 meter. Kedalaman sungai bervariasi, mencapai 2 meter saat kemarau dan bisa naik hingga 4 meter ketika musim hujan tiba.
1.855 Kepala Keluarga Akan Menikmati Manfaatnya
Keberadaan jembatan ini diproyeksikan menjadi urat nadi baru bagi mobilitas warga. Total 1.855 Kepala Keluarga atau setara 6.176 jiwa dari dua desa akan merasakan dampak langsung. Akses pengangkutan hasil pertanian menuju pasar, jalur pendidikan bagi pelajar, serta aktivitas ekonomi harian diyakini akan jauh lebih lancar.
Salah seorang warga mengungkapkan rasa syukur atas progres pembangunan yang kian nyata. “Impian yang kami tunggu bertahun-tahun kini semakin nyata berkat kehadiran TNI dan kerja sama seluruh masyarakat,” ujarnya penuh haru.
Simbol Kemanunggalan TNI dan Rakyat
Babinsa Koramil 412-10/Tanjung Raja, Sertu Rudi, menyebut antusiasme warga menjadi motivasi utama personelnya untuk menyelesaikan proyek hingga tuntas. Menurutnya, jembatan ini bukan sekadar konstruksi beton dan cat, melainkan simbol nyata kedekatan TNI dengan rakyat.
“Kami bangga dapat terus mendampingi masyarakat hingga tahap akhir. Semoga segera dapat digunakan dan membawa manfaat besar serta kemajuan bagi kedua desa,” kata Sertu Rudi.
Seluruh rangkaian kegiatan berlangsung aman dan penuh semangat gotong royong. Proses penyempurnaan akan terus berlanjut hingga Jembatan Perintis Garuda benar-benar siap difungsikan untuk menunjang aktivitas dan kesejahteraan masyarakat setempat.