PRINGSEWU — Paguyuban Pelestari Tosan Aji Panji Sewu Provinsi Lampung memastikan kesiapan penyelenggaraan Suran Panji Sewu dan Jamasan Pusaka Nusantara memasuki tahap akhir. Ketua Panitia Suyono Candra mengungkapkan bahwa seluruh persiapan, mulai dari penyiapan lokasi, prosesi adat, hingga koordinasi dengan komunitas pelestari budaya, telah berjalan sesuai rencana.
Tema Generasi Muda Jadi Sorotan Utama
Acara tahunan ini mengusung tema “Generasi Muda Lestarikan Budaya Bangsa” sebagai upaya regenerasi pelestarian budaya, khususnya tosan aji. Suyono Candra berharap nilai-nilai luhur dan kearifan lokal dapat terus diwariskan kepada generasi penerus melalui kegiatan ini.
“Tema tersebut kami angkat sebagai upaya regenerasi pelestarian budaya, khususnya tosan aji. Kami berharap nilai-nilai luhur dan kearifan lokal dapat terus diwariskan kepada generasi penerus,” ujar Suyono Candra.
Rangkaian Prosesi: Suran, Jamasan, dan Doa Bersama
Rangkaian kegiatan akan dimulai pukul 08.00 WIB hingga selesai di Desa Sukoharjo III RT/RW 004/004, Kecamatan Sukoharjo, Kabupaten Pringsewu. Prosesi meliputi suran, jamasan pusaka, dan doa bersama memohon rahmat Allah SWT.
Ketua Umum Paguyuban Pelestari Tosan Aji Panji Sewu Provinsi Lampung, Dony Estavianto, menambahkan bahwa pihaknya telah mengundang Bupati Pringsewu, tokoh adat, budayawan, serta komunitas pelestari budaya untuk hadir dan berpartisipasi.
Undangan Terbuka bagi Masyarakat dan Komunitas Budaya
Dony Estavianto mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama merawat warisan budaya bangsa. “Kami berharap Bapak/Ibu dan seluruh masyarakat dapat mensukseskan acara ini dan bersama-sama merawat warisan budaya bangsa melalui acara Suran Panji Sewu dan Jamasan Pusaka Nusantara,” tutup Dony Estavianto.