BANDARLAMPUNG — Kawasan Pusat Pelatihan Pertanian dan Perdesaan Swadaya (P4S) Lembah Suhita kini tak lagi sekadar tempat budidaya lebah madu. Dukungan infrastruktur dari Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel mengubahnya menjadi pusat eduwisata dan pelatihan yang semakin diminati masyarakat.
Lonjakan Pengunjung dan Pelatihan
Ketua P4S Lembah Suhita, Suyadi, mengungkapkan bahwa sebelum pendampingan, kawasan ini hanya menerima sekitar 1.000 pengunjung per tahun. Namun, pada paruh pertama 2026 saja, angka tersebut sudah terlampaui dengan total 1.400 orang.
"Puluhan kelompok telah mengikuti kegiatan edukasi dan pelatihan," ujar Suyadi. Ia menambahkan, akses yang lebih baik membuat masyarakat semakin mudah datang untuk belajar budidaya lebah dan memahami peran penting serangga tersebut bagi lingkungan.
500 Koloni Lebah dan Tanaman Pakan Khusus
Saat ini, P4S Lembah Suhita mengelola sekitar 500 koloni lebah yang didukung oleh 25 anggota kelompok. Tidak hanya menjadi pusat budidaya, kawasan ini juga mengembangkan tanaman kaliandra sebagai sumber pakan lebah untuk menjaga keberlanjutan koloni.
Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagsel, Rusminto Wahyudi, menekankan bahwa lebah memiliki peran vital dalam menjaga keseimbangan ekosistem melalui proses penyerbukan. "Kami berharap dukungan ini dapat meningkatkan kenyamanan pengunjung dan peserta pelatihan," katanya dalam keterangan resmi di Bandarlampung, Jumat.
Dampak Ekonomi dan Lingkungan Berkelanjutan
Program ini dirancang untuk mengintegrasikan pelestarian lingkungan dengan pemberdayaan ekonomi masyarakat. Pertamina mendorong Lembah Suhita berkembang sebagai pusat edukasi lingkungan yang memberikan manfaat berkelanjutan.
"Konservasi lebah tidak hanya menjaga keanekaragaman hayati, tetapi juga membuka peluang ekonomi bagi masyarakat," ujar Rusminto. Program ini juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya pada poin pekerjaan layak, ekosistem daratan, dan kemitraan.
Fasilitas Baru untuk Edukasi dan Pelatihan
Dukungan Pertamina difokuskan pada penguatan infrastruktur akses kawasan P4S Lembah Suhita. Selain perbaikan jalan, kawasan ini juga dikembangkan sebagai sarana pelatihan pengolahan produk turunan madu dan praktik pertanian ramah lingkungan.
Suyadi berharap, dengan fasilitas yang semakin memadai, Lembah Suhita dapat terus menarik minat lebih banyak pengunjung dan peserta pelatihan dari berbagai daerah di Lampung. "Tentunya pengembangan oleh Pertamina turut meningkatkan minat masyarakat untuk belajar dan berkunjung," pungkasnya.