Rosetta 2 adalah teknologi dynamic binary translator yang diperkenalkan Apple bersamaan dengan chip M1 pada akhir 2020. Fungsinya sederhana namun krusial: memungkinkan aplikasi yang dikompilasi untuk prosesor Intel berjalan mulus di Mac dengan arsitektur Apple Silicon tanpa perlu modifikasi kode. Enam tahun setelah transisi dimulai, Apple kini menutup babak tersebut.
Jendela Waktu Hanya Satu Rilis Lagi
Apple berkomitmen menyediakan Rosetta 2 sebagai alat transisi untuk dua rilis utama macOS — hingga macOS 27. Dengan Golden Gate yang kini memasuki fase beta pengembang, komitmen itu memasuki tahap akhir. Pengguna Mac berbasis Apple Silicon yang masih mengandalkan aplikasi Intel-only hanya memiliki satu rilis macOS tersisa sebelum aplikasi tersebut berhenti berfungsi.
Apple sendiri sudah mulai mengirimkan peringatan sejak macOS 26.4 dan 26.5. Setiap kali pengguna meluncurkan aplikasi Intel-only, sistem menampilkan pemberitahuan bahwa dukungan akan berakhir di rilis macOS mendatang. Ini adalah sinyal keras bagi pengembang dan pengguna untuk segera migrasi.
Golden Gate Otomatis Hapus Rosetta 2 dari Mac Anda
Satu detail yang luput dari perhatian banyak pengguna: macOS 27 Golden Gate secara otomatis akan menghapus Rosetta 2 jika Anda sudah menginstalnya di macOS 26 Tahoe. Artinya, pengguna yang masih membutuhkan Rosetta 2 untuk aplikasi tertentu harus menginstal ulang fitur tersebut secara manual setelah memperbarui sistem.
Ini bukan sekadar langkah administratif. Ini pertanda bahwa Apple ingin memastikan hanya pengguna yang benar-benar membutuhkan — dan sadar akan konsekuensinya — yang tetap menggunakan Rosetta 2.
Nasib Aplikasi Lawas: Game Intel Jadi Pengecualian Terbatas
Apple tidak sepenuhnya meninggalkan semua aplikasi Intel. Dalam pernyataan di WWDC 2025, perusahaan menyatakan akan mempertahankan subset fungsi Rosetta yang ditujukan untuk mendukung game-game lawas yang bergantung pada framework Intel. Namun ini hanya berlaku untuk judul game yang sudah tidak lagi mendapat pembaruan.
Untuk aplikasi produktivitas, perkantoran, atau enterprise, tidak ada jalan tengah. Enam tahun sejak transisi diumumkan pada 2020, sebagian besar aplikasi populer sudah memiliki versi native Apple Silicon. Namun developer dan organisasi yang masih bergantung pada software Intel-only — termasuk beberapa aplikasi akuntansi, desain lawas, atau sistem internal perusahaan — harus mencari pengganti atau tetap bertahan di macOS 27.
Apa Artinya bagi Pengguna Mac di Indonesia
Bagi pengguna Mac di Indonesia, dampak terbesar akan dirasakan oleh mereka yang masih menggunakan aplikasi khusus seperti software perpajakan lawas, aplikasi desain grafis versi lama, atau tools akuntansi yang jarang diperbarui pengembangnya. Ekosistem aplikasi Mac di Indonesia memang tidak sebesar Windows, sehingga ketergantungan pada aplikasi Intel bisa lebih terasa di segmen niche.
macOS 27 Golden Gate saat ini tersedia dalam beta untuk pengembang. Beta publik dijadwalkan rilis bulan depan, dan versi final diperkirakan hadir pada September 2026. Jika Anda masih menggunakan Mac dengan chip Intel, kabar baiknya: Golden Gate adalah rilis macOS pertama yang eksklusif untuk Apple Silicon — jadi pengguna Mac Intel tidak akan menerima update ini sama sekali.