LAMPUNG — Direktur Consumer Banking BRI, Aris Hartanto, mengatakan program ini dirancang agar nasabah tidak khawatir terhadap fluktuasi suku bunga ke depan. Dengan skema bunga flat, angsuran bulanan bersifat tetap hingga lunas.
“Nasabah tidak perlu khawatir terhadap potensi kenaikan cicilan di tengah fluktuasi suku bunga pasar,” ujar Aris dalam keterangan resmi, Jumat (29/5/2026).
Angka 3,75 persen flat per tahun tergolong rendah jika dibandingkan rata-rata suku bunga KKB konvensional yang saat ini berkisar 5–7 persen. Selisih ini bisa memangkas total beban bunga hingga puluhan juta rupiah untuk kendaraan dengan harga Rp300–500 juta.
Bukan Sekadar Kredit, Ada Bonus Layanan Digital
BRI tidak hanya menjual bunga murah. Program The Elite juga menyertakan sejumlah fasilitas tambahan, mulai dari kemudahan pembukaan rekening, hadiah langsung, hingga promo transaksi digital melalui aplikasi BRImo.
“Kami ingin menghadirkan lebih dari sekadar program pembiayaan kendaraan, tetapi juga berbagai nilai tambah melalui layanan transaksi, benefit pembukaan rekening, hingga beragam keuntungan tambahan lainnya,” tambah Aris.
Langkah ini sejalan dengan strategi BRI untuk mendorong adopsi layanan digital. Nasabah yang memanfaatkan promo transaksi di BRImo bisa mendapatkan cashback atau diskon biaya administrasi selama periode tertentu.
Bidik Nasabah Eksklusif, Tenor Fleksibel
Program KKB The Elite menyasar segmen nasabah prioritas yang menginginkan proses kredit lebih cepat dan personal. Meski demikian, syarat dan ketentuan umum KKB tetap berlaku, termasuk uang muka minimum dan verifikasi penghasilan.
BRI menawarkan tenor yang bervariasi, namun promo bunga flat 3,75 persen khusus untuk jangka waktu 48 bulan. Nasabah yang memilih tenor lebih panjang atau lebih pendek akan dikenakan skema bunga berbeda.
Dengan suku bunga kompetitif dan paket layanan digital, BRI berharap program ini bisa mendorong pertumbuhan portofolio KKB di tengah persaingan ketat dengan bank lain serta perusahaan pembiayaan multifinance. Sepanjang tahun lalu, segmen kredit kendaraan bermotor perbankan tercatat tumbuh sekitar 8–10 persen secara tahunan, dan BRI ingin mengambil porsi lebih besar dari kue tersebut.