Film Pasukan 1000 Janda Tayang di Bioskop Indonesia 12 November 2026

Penulis: Surya Dinata  •  Selasa, 03 November 2026 | 17:39:01 WIB
Atiqah Hasiholan memerankan Laksamana Malahayati dalam film Pasukan 1000 Janda yang tayang di bioskop mulai 12 November 2026.

LAMPUNG — Film Pasukan 1000 Janda garapan sutradara Archie Hekagery dijadwalkan tayang di bioskop Indonesia mulai 12 November 2026. Produksi Manara Films ini mengangkat kisah Laksamana Malahayati dan Pasukan Inong Balee, dengan Atiqah Hasiholan sebagai pemeran utama. Kisahnya berfokus pada para perempuan yang kehilangan suami di medan perang, lalu bangkit memimpin perlawanan.

Pasukan 1000 Janda diproduseri Yuda Wirafianto bersama ko-produser Mifta Nur Rizki dan produser eksekutif Bunga Mentari. Film ini dibangun sebagai fantasy action yang menghidupkan kembali perjuangan Malahayati di Tanah Aceh, lengkap dengan adegan duel hingga penghancuran kapal sebagai salah satu momen puncak.

Alur cerita berpusat pada Malahayati yang harus kembali ke medan tempur setelah suaminya gugur. Ia memimpin perempuan-perempuan lain yang bernasib sama, kemudian melatih mereka menjadi Pasukan Inong Balee yang mahir bela diri, memegang senjata, dan bergerilya di pesisir.

Sinopsis: Malahayati dan Pasukan Inong Balee

Latar cerita dimulai di Selat Malaka pada 1599. Beberapa tahun sebelumnya, armada Kesultanan Aceh Darussalam di bawah komando Malahayati berhasil menghancurkan armada Portugis dan mengusir mereka dari perairan Aceh.

Setelah kemenangan itu, Malahayati menghilang tanpa jejak. Ancaman baru kemudian datang dari armada Belanda yang berlayar menuju Selat Malaka di bawah pimpinan Cornelis untuk merebut jalur perdagangan Nusantara.

Atiqah Hasiholan Jalani Workshop Action Tiga Bulan

Atiqah Hasiholan mengaku harus menjalani workshop action selama tiga bulan sebelum proses syuting. Ia juga mempelajari penggunaan rencong, senjata tradisional Aceh, untuk mendukung perannya.

"Ini adalah film action pertama saya. Saya harus melakukan adegan laga dengan tali sling di atas kapal, dan yang paling berkesan adalah saya harus duel satu lawan satu dengan aktor laga internasional berpengalaman Ron," ujar Atiqah Hasiholan.

Ron yang dimaksud adalah Ron Smoorenburg, aktor laga asal Belanda yang pernah beradu akting dengan Jackie Chan di film Who Am I?. Ia turut bergabung dalam jajaran pemeran bersama Emil Kusumo, Vincent Verhaag, dan Hans de Kraker.

Pesan Sutradara dan Para Pemain

Archie Hekagery menyebut film ini dirancang sebagai tontonan yang menghibur sekaligus bisa dinikmati seluruh keluarga. Menurutnya, balutan fantasy action dipilih agar kisah sejarah Malahayati terasa lebih dekat dengan penonton masa kini.

"Para perempuan di film ini membuktikan bahwa kehilangan bukan berarti akhir dari segalanya. Laksamana Malahayati dan Pasukan Inong Balee maju ke medan tempur berangkat dari rasa duka yang justru bertransformasi menjadi kekuatan besar untuk bangkit dan mempertahankan tanah air," tambah Archie.

Cut Mini, yang memerankan Maisaroh, menyoroti sisi emosional cerita. Menurutnya, kesedihan para perempuan Inong Balee tidak berhenti sebagai air mata, tetapi berubah menjadi tenaga untuk melawan.

"Perempuan pada dasarnya sudah diciptakan sangat kuat. Menangis dan bersedih itu wajar ketika kehilangan, tetapi air mata itu justru menjadi booster untuk bangkit kembali. Pasukan Inong Balee membuktikan bahwa kekuatan itu ada di dalam diri setiap perempuan, tinggal kita memilih untuk menyerah atau bangkit menjadi pejuang yang tangguh," ujar Cut Mini.

Deretan Aktris di Jajaran Pemain

Selain Atiqah Hasiholan dan Cut Mini, Pasukan Inong Balee diperankan Tasha Siahaan, Fergie Brittany, dan Ully Triani. Jajaran pemeran lain diisi Dafina Jamasir, Syaura Salsabila, dan Muzakki Ramdhan.

Film ini menjadi salah satu produksi yang mengangkat tokoh sejarah perempuan Indonesia ke layar lebar. Informasi terbaru soal Pasukan 1000 Janda bisa diikuti lewat akun Instagram @pasukan1000janda dan @manara.studios.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: suarakalbar.co.id This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top