Kisah Olusola Olonade, Menikah di Usia 48 dan Melahirkan Kembar Empat di Umur 50

Penulis: Qodri Anwar  •  Senin, 02 November 2026 | 09:07:31 WIB
Olusola Olonade melahirkan bayi kembar empat pada usia 50 tahun setelah menjalani program bayi tabung.

LAMPUNG — Olusola Olonade melahirkan bayi kembar empat, dua laki-laki dan dua perempuan, pada 6 Maret 2026 di usia 50 tahun setelah menjalani program bayi tabung. Perjalanan perempuan asal Nigeria ini menjadi ibu tidak singkat, mulai dari menikah di usia 48 tahun hingga melewati kejutan medis selama kehamilan.

Olusola Olonade menikah dengan Segun Olonade pada 12 Desember 2023, saat usianya menginjak 48 tahun. Setelah bertahun-tahun menunggu pasangan hidup, ia memutuskan tidak ingin berlama-lama menunda keinginan memiliki anak.

Keputusan menjalani program bayi tabung atau In Vitro Fertilization (IVF) membuahkan hasil. Kehamilannya sempat diwarnai pendarahan dan serangkaian pemeriksaan ulang sebelum dokter memastikan jumlah janin yang dikandungnya.

Dari Kembar Dua Menjadi Kembar Empat

Pemeriksaan awal memperkirakan Olonade mengandung bayi kembar dua. Pada USG lanjutan dengan dokter berbeda, jumlah janin yang terdeteksi bertambah menjadi kembar tiga.

Setelah krisis medis berupa pendarahan, ia menjalani pemeriksaan intensif lanjutan. Hasil USG terakhir mengonfirmasi bahwa ia mengandung empat bayi kembar sekaligus.

"Saya melahirkan di usia 50 tahun, tetapi saya tidak pernah menyangka akan langsung dikaruniai empat bayi sekaligus," ujar Olusola Olonade dalam wawancaranya kepada BBC Africa.

Peluang Kehamilan di Usia 48 Tahun ke Atas

Secara medis, peluang kehamilan yang berhasil pada wanita berusia 48 tahun ke atas menurun signifikan. Olonade menyadari betul risiko itu, termasuk bahwa prosedur IVF tidak selalu berhasil pada semua orang.

Keyakinannya berakar pada doa dan kepercayaan bahwa ia akan memiliki keturunan. Dukungan penuh sang suami menjadi penopang selama proses kehamilan yang penuh kejutan tersebut.

Dukungan Suami Jadi Kunci

Segun Olonade menyampaikan bahwa faktor usia bukan pertimbangan utama baginya ketika menikah. Ia hanya berdoa agar mendapatkan pasangan yang memberikan kedamaian pikiran.

Mengasuh empat bayi sekaligus di usia 50 tahun tentu menjadi tantangan besar. Olonade bersyukur memiliki suami yang sangat suportif, dan pasangan ini optimistis bisa membesarkan anak-anak mereka hingga tumbuh dewasa.

Yang Perlu Ibu Pahami soal Bayi Tabung di Usia Matang

Kisah Olonade bukan ajakan untuk menunda kehamilan, melainkan gambaran bahwa setiap perjalanan punya risikonya sendiri. Konsultasi dengan dokter kandungan sebelum memulai program bayi tabung tetap jadi langkah pertama yang paling penting.

Diskusikan pula kesiapan fisik, biaya, dan dukungan keluarga. Kehamilan di usia 48 tahun ke atas memerlukan pemantauan lebih ketat, termasuk pemeriksaan rutin untuk memantau tekanan darah dan kondisi janin.

Bagi ibu yang sedang menjalani program hamil, cerita Olonade bisa jadi pengingat bahwa hasil terbaik sering datang setelah proses yang tidak mulus. Tetap jaga komunikasi dengan dokter dan pasangan di setiap tahap.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: health.detik.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top