LAMPUNG TIMUR — Kepala MTsN 1 Lampung Timur, H. Udin, S.Ag., M.Pd.I., membuka langsung rangkaian pertemuan wali murid kelas VIII yang digelar di aula madrasah. Program penguatan parenting dan bimbingan konseling menyasar orang tua siswa pada masa transisi remaja, bukan hanya siswa di ruang kelas.
Pertemuan dipandu Hj. Rosita, S.Ag. sebagai pembawa acara, dengan Hj. Hartati, S.Pd. bertindak sebagai moderator diskusi. Forum berlangsung interaktif agar pola didik di rumah dan di madrasah berjalan searah.
Kelas VIII dipilih karena berada di titik transisi menuju masa remaja. Pada fase tersebut, perubahan fisik, psikologis, dan emosional anak kerap muncul bersamaan sehingga pendampingan orang tua menuntut cara yang berbeda dari saat anak masih di sekolah dasar.
Dr. Eko Susanto mengajak para orang tua mengenali tanda-tanda perubahan tersebut satu per satu. Pemahaman ini menjadi dasar bagi wali murid untuk menyesuaikan pendekatan di rumah, bukan memaksakan pola asuh lama.
Materi kedua menyoroti teknik komunikasi empatik antara orang tua dan anak. Narasumber menekankan pentingnya membangun ruang bicara yang aman agar remaja tidak menutup diri ketika menghadapi persoalan di sekolah maupun di lingkungan pergaulan.
Strategi ini dibekali langsung kepada wali murid sebagai bekal praktis. Harapannya, orang tua bisa mendengarkan lebih dulu sebelum memberi arahan, sehingga anak merasa dilibatkan dalam setiap keputusan yang menyangkut dirinya.
"Sinergi Orang Tua dan Madrasah dalam Mewujudkan Generasi Remaja yang Sehat, Mandiri, dan Berkarakter Positif"
MTsN 1 Lampung Timur menegaskan bahwa pendidikan karakter tidak berjalan maksimal tanpa jembatan komunikasi yang kokoh antara sekolah dan keluarga. Persepsi yang sejalan antara pola didik di rumah dan di madrasah menjadi kunci agar siswa tidak menerima pesan yang bertentangan dari dua lingkungan terdekatnya.
Melalui pertemuan ini, madrasah mendorong tumbuhnya kesadaran kolektif di kalangan orang tua. Pendampingan, mendengarkan, dan membimbing anak dengan sabar disebut sebagai tiga hal yang perlu dijaga konsisten selama fase remaja.
Dengan kolaborasi yang harmonis, siswa kelas VIII diyakini mampu melewati masa remaja dengan rasa percaya diri tinggi dan mental yang sehat. Madrasah juga berharap capaian prestasi siswa tetap terjaga seiring penguatan peran keluarga di rumah.
Program penguatan parenting dan bimbingan konseling ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan yang berlanjut di MTsN 1 Lampung Timur. Humas madrasah menyampaikan bahwa pertemuan wali murid menjadi agenda rutin untuk menjaga kedekatan sekolah dengan keluarga siswa.
Follow Akun Media Sosial MTsN 1 Lampung Timur lainnya:
1. Tiktok: https://www.tiktok.com/@mtsn1lampungtimur
2. Instagram: https://www.instagram.com/mtsn1lampungtimur?igsh=dWprMjlraWJmOG1j
3. Fanpage: https://www.facebook.com/Mtsn01lampungtimur
4. Website: https://www.mtsn1lampungtimur.sch.id
5. Youtube: https://www.youtube.com/@mtsn1lampungtimurofficial
6. Twitter/X: https://x.com/MTsN1LamTim24
7. Channel/Saluran: https://whatsapp.com/channel/0029VbDUVc160eBYLCBT9g2v
#KementerianAgama
#MTsN1LampungTimur