BANDARLAMPUNG — Sebanyak 3.031 anak yatim dan penyandang disabilitas di Provinsi Lampung menerima paket bantuan dari Kementerian Agama. Bantuan disalurkan secara serentak melalui Kanwil Kemenag Provinsi dan Kemenag kabupaten/kota di 15 daerah, Kamis (16/1).
Setiap penerima mendapatkan perlengkapan sekolah berupa tas, buku tulis, pena, pensil, dan rautan pensil. Selain itu, ada uang tunai sebesar Rp150.000 per orang. Untuk bantuan yang disalurkan di kabupaten/kota, paket juga dilengkapi dengan sembako.
Penyerahan simbolis dilakukan di Aula Saibatin Kanwil Kemenag Provinsi Lampung. Zulkarnain mengatakan program ini merupakan hasil sinergi antara Kemenag, Baznas, lembaga amil zakat, serta zakat, infak, dan sedekah dari ASN Kementerian Agama di Lampung.
Kegiatan ini digelar bertepatan dengan 10 Muharam 1448 Hijriah, bulan yang disebut Zulkarnain sebagai bulan suci, penuh berkah, dan dimuliakan. Ia berharap momen ini bisa menjadi gerakan bersama untuk menghadirkan ruang yang ramah, setara, dan inklusif bagi anak yatim dan penyandang disabilitas.
"Mari kita bahagiakan anak-anak yatim dan penyandang disabilitas di Provinsi Lampung. Semoga segala kebaikan ini menjadi amal yang bernilai di hadapan Allah SWT," kata Zulkarnain dalam sambutannya.
Zulkarnain menegaskan bahwa anak yatim dan penyandang disabilitas harus mendapat perhatian, kasih sayang, serta kesempatan yang sama untuk berkembang. Ia menyebut kegiatan ini sekaligus meneguhkan semangat berbagi dan memperkuat kepedulian sosial di tengah masyarakat.
Program santunan serentak ini juga digelar secara nasional. Menteri Agama turut hadir dalam acara pusat yang berlangsung bersamaan dengan penyaluran di daerah.