Arus Peti Kemas di Terminal Panjang Bandar Lampung Naik 7,4% Sepanjang Januari-Mei 2026, Capai 50.287 TEUs

Penulis: Rizal Fikri  •  Kamis, 25 Juni 2026 | 23:08:34 WIB
Arus peti kemas di Terminal Panjang Bandar Lampung meningkat 7,4% pada Januari-Mei 2026.

BANDAR LAMPUNG — Lonjakan arus peti kemas di Terminal Petikemas Panjang menjadi indikator positif bagi aktivitas ekonomi dan logistik di Provinsi Lampung. Data IPC TPK menunjukkan pertumbuhan volume mencapai 7,40 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun sebelumnya.

Volume Bongkar Muat Tembus 50 Ribu TEUs dalam Lima Bulan

Sepanjang Januari hingga Mei 2026, terminal yang berlokasi di pesisir Teluk Lampung ini mencatat total throughput sebanyak 50.287 TEUs. Angka ini melesat dari 46.824 TEUs yang tercatat pada periode yang sama di tahun 2025.

Senior Manager Sekretariat Perusahaan IPC TPK, Daniel Setiawan, menyebut capaian tersebut sebagai bukti nyata meningkatnya kebutuhan distribusi barang di wilayah tersebut.

Pemicu Kenaikan: Meningkatnya Kebutuhan Distribusi dan Perdagangan

Menurut Daniel, pertumbuhan arus peti kemas tidak lepas dari menggeliatnya sektor perdagangan dan distribusi di Lampung serta daerah sekitarnya. Aktivitas bongkar muat yang padat menjadi cerminan langsung dari permintaan pasar yang terus tumbuh.

“Kami akan terus menjaga keandalan layanan untuk memastikan kebutuhan pengguna jasa dapat terpenuhi secara optimal,” ujarnya, Kamis (25/6/2026).

Komitmen IPC TPK Jaga Keandalan Layanan di Tengah Pertumbuhan

IPC TPK berkomitmen untuk mempertahankan dan meningkatkan standar operasional terminal. Langkah ini dinilai krusial untuk mengakomodasi lonjakan volume yang diprediksi masih akan berlanjut hingga akhir tahun.

Peningkatan arus peti kemas di Terminal Panjang ini menjadi sinyal positif bagi iklim investasi dan daya saing logistik Lampung di tingkat nasional.

Reporter: Rizal Fikri
Sumber: daerah.sindonews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top