Lampung Fast Swim 2026 Lampaui Target: 2.035 Perenang Siap Bertanding di Kolam Renang Pahoman

Penulis: Qodri Anwar  •  Sabtu, 13 Juni 2026 | 12:35:01 WIB
perenang dari berbagai daerah siap bertanding di Kejuaraan Renang Lampung Fast Swim 2026.

BANDARLAMPUNG — Total 2.035 perenang dari berbagai daerah telah mendaftar untuk Kejuaraan Renang Piala Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) RI 2026 Lampung Fast Swim. Ajang ini dijadwalkan berlangsung di Kolam Renang Pahoman, Bandarlampung, pada 10-12 Juli 2026.

Ketua Pelaksana Yudha Al Hadjid mengatakan jumlah peserta yang mencapai 2.035 orang itu melampaui target awal panitia yang hanya 1.800 atlet. Lonjakan itu membuat panitia mempertimbangkan penutupan pendaftaran lebih awal.

Klub Besar dari Jawa hingga Kalimantan Siap Bersaing

Yudha merinci, klub-klub renang dari Palembang, Jambi, Magelang, Pangandaran, Banten, Jawa Timur, Daerah Istimewa Yogyakarta, Kalimantan, hingga PPOP Jakarta sudah memastikan partisipasi. Selain itu, 15 klub renang asal Lampung juga menyatakan kesiapan.

"Tentunya persaingan nanti pasti akan ketat karena banyak klub besar asal Pulau Jawa yang hadir di event ini," ujar Yudha di Bandarlampung, Jumat (12/6).

Database Nasional dan Dua Kategori Pertandingan

Kejuaraan ini menggunakan sistem Spectra yang terintegrasi dengan basis data nasional PB Akuatik Indonesia. Seluruh catatan waktu dan hasil pertandingan atlet akan tercatat secara resmi dalam database nasional.

"Seluruh hasil pertandingan akan masuk ke database nasional PB Akuatik Indonesia sehingga prestasi atlet dapat terpantau secara resmi," kata Yudha.

Piala Kemenpora RI 2026 Lampung Fast Swim mempertandingkan nomor gaya bebas, gaya dada, gaya punggung, dan gaya kupu-kupu. Kejuaraan dibagi dalam dua kategori utama: Championship yang menggunakan regulasi resmi PB Akuatik Indonesia, dan Fun Swimming yang diperuntukkan bagi pelajar serta perenang pemula.

Sport Tourism dan Dampak Ekonomi Daerah

Yudha berharap ajang ini tidak hanya menjadi sarana kompetisi, tetapi juga mendukung pembinaan atlet usia dini serta menjaring bibit potensial renang nasional. Kejuaraan ini diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Lampung pada 2026.

"Kejuaraan tersebut diproyeksikan menjadi salah satu agenda olahraga terbesar di Lampung pada 2026 dan diharapkan memberikan dampak positif terhadap sektor pariwisata olahraga (sport tourism) serta perekonomian daerah melalui kedatangan atlet dan ofisial dari berbagai provinsi di Indonesia," pungkasnya.

Reporter: Qodri Anwar
Sumber: lampung.antaranews.com This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top