Lampung Selatan Pertahankan Opini WTP dari BPK untuk Ke-10 Kalinya Berturut-Turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Daerah yang Konsisten

Penulis: Surya Dinata  •  Sabtu, 30 Mei 2026 | 11:14:56 WIB
Wakil Bupati Lampung Selatan M. Syaiful Anwar menerima Laporan Hasil Pemeriksaan LKPD 2025 dari BPK Perwakilan Lampung.

BANDAR LAMPUNG — BPK Perwakilan Lampung secara resmi menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas LKPD Lampung Selatan Tahun Anggaran 2025 kepada Wakil Bupati M. Syaiful Anwar. Prosesi penyerahan berlangsung di Auditorium Kantor BPK Perwakilan Lampung, Jumat (29/5/2026), bersamaan dengan 14 pemerintah kabupaten/kota lainnya di provinsi ini.

Opini WTP: Bukan Sekadar Prestasi di Atas Kertas

Bupati Lampung Selatan, Radityo Egi Pratama, menyambut baik capaian ini. Ia menegaskan bahwa opini WTP yang diraih bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan sebuah tanggung jawab moral yang lebih besar.

"Alhamdulillah Lampung Selatan kembali mendapatkan opini WTP dari BPK Perwakilan Lampung yang ke-10," ujar Radityo Egi Pratama. Ia menambahkan bahwa prestasi ini merupakan buah dari kerja keras, sinergi, dan komitmen bersama seluruh jajaran perangkat daerah dalam menerapkan prinsip good governance.

Bupati Egi berkomitmen untuk menjadikan momentum ini sebagai pemacu inovasi dalam pengelolaan keuangan daerah. "Penghargaan ini juga menjadi dorongan untuk terus berinovasi, bagaimana memanfaatkan dan mengoptimalkan penggunaan keuangan negara, untuk kebermanfaatan masyarakat banyak, melalui program-program yang berdampak positif serta berkelanjutan," katanya.

Kunci Sukses: SDM Unggul, Sistem Pengendalian Internal, dan Teknologi

Kepala Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Lampung Selatan, Rini Ariasih, membeberkan sejumlah faktor kunci di balik keberhasilan ini. Menurutnya, opini WTP yang diraih secara konsisten selama satu dekade tidak lepas dari komitmen pimpinan daerah dan sinergi seluruh perangkat daerah.

Rini menyoroti pentingnya peningkatan kualitas sumber daya manusia (SDM) pengelola keuangan. "Penguatan sistem pengendalian internal dan konsistensi dalam menindaklanjuti rekomendasi hasil pemeriksaan BPK, juga turut menjadi faktor krusial," ungkapnya. Selain itu, pemanfaatan teknologi informasi dalam pengelolaan keuangan daerah turut mendukung terciptanya tata kelola yang lebih efektif dan akuntabel.

Apa Dampaknya bagi Masyarakat Lampung Selatan?

Dengan raihan WTP ke-10 secara beruntun, Pemkab Lampung Selatan di bawah kepemimpinan Radityo Egi Pratama dan M. Syaiful Anwar membuktikan konsistensinya dalam menjaga akuntabilitas publik. Prestasi ini menjadi jaminan bahwa setiap rupiah Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) dialokasikan dan dikelola secara bertanggung jawab demi kesejahteraan masyarakat.

Bupati Egi menilai, penghargaan ini menjadi dorongan untuk terus berinovasi dalam memanfaatkan keuangan negara. Fokus utama ke depan adalah memastikan program-program yang dijalankan memberikan dampak positif dan berkelanjutan bagi masyarakat luas.

Reporter: Surya Dinata
Sumber: lampungpro.co This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.
Back to top