Pencarian

Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa, 71 Program Aktif Senilai Rp16,37 Triliun Bisa Dicek di Satu Situs

Senin, 21 September 2026 • 18:41:32 WIB
Kemdiktisaintek Luncurkan SatuBeasiswa, 71 Program Aktif Senilai Rp16,37 Triliun Bisa Dicek di Satu Situs
Menteri Brian Yuliarto meluncurkan platform SatuBeasiswa di Jakarta.

Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemdiktisaintek) resmi meluncurkan platform SatuBeasiswa, sebuah wadah terpusat untuk mencari informasi beasiswa dari berbagai penyelenggara. Platform ini menjawab masalah tersebarnya informasi bantuan pendidikan di banyak kanal berbeda yang selama ini menyulitkan calon penerima. Masyarakat bisa mengaksesnya langsung melalui laman resmi satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id.

JAKARTA — Kemdiktisaintek meluncurkan platform SatuBeasiswa sebagai kanal resmi pencarian informasi beasiswa di Indonesia. Peluncuran ini dilakukan Menteri Brian Yuliarto dengan tujuan menyatukan seluruh informasi beasiswa dari mitra kementerian dalam satu wadah. Platform ini bukan satu program beasiswa tunggal, melainkan mesin pencari yang menghimpun berbagai peluang bantuan pendidikan.

Langkah ini menjawab keluhan lama masyarakat soal informasi beasiswa yang berserakan di banyak kanal berbeda. Calon penerima sering kesulitan melacak program yang sesuai karena data tersebar di situs kementerian, pemerintah daerah, perusahaan, hingga lembaga filantropi. SatuBeasiswa mencoba merapikan itu semua dalam satu database terpusat.

71 Program Aktif dan Rp16,37 Triliun Dana Terdaftar

Per 15 September 2026, platform ini sudah menampung 71 program beasiswa aktif. Total jenis beasiswa yang terdaftar mencapai 465 jenis dari berbagai penyelenggara, dengan nilai dana sekitar Rp16,37 triliun. Penerima manfaatnya tercatat lebih dari 853.000 orang dari sekitar 1,22 juta total kuota yang tersedia.

Sumber pendanaan beasiswa yang terdaftar didominasi organisasi filantropi sebanyak 340 jenis. Pemerintah daerah menyumbang 54 jenis, disusul pemerintah pusat dan perusahaan atau korporasi yang masing-masing menyediakan 27 jenis. Perguruan tinggi melengkapi daftar dengan 17 jenis beasiswa.

Siapa Saja yang Bisa Mengakses SatuBeasiswa?

Platform ini terbuka untuk calon mahasiswa, mahasiswa aktif, alumni, hingga masyarakat umum. Fitur pencarian peluang bantuan pendidikan menjadi andalan utamanya, memungkinkan pengguna menyaring program sesuai kebutuhan. Menteri Brian Yuliarto menyatakan bahwa penyatuan informasi ini penting agar jangkauannya merata.

"Informasi beasiswa dari seluruh mitra kita satukan dalam satu wadah," ujar Brian, dikutip dari keterangan resmi kementerian.

Dia menyebut tujuan utamanya adalah menjangkau calon penerima di seluruh Indonesia, termasuk daerah terpencil. Selama ini, akses informasi yang tidak merata membuat banyak pelajar di wilayah terpencil tertinggal dari kesempatan yang sama.

Cara Mengakses dan Mencari Beasiswa

Masyarakat bisa mengunjungi situs https://satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa untuk mulai mencari. Pengguna tinggal memasukkan kata kunci atau memfilter program sesuai jenjang pendidikan dan penyelenggara. Seluruh data yang tampil berasal dari mitra resmi kementerian yang sudah terverifikasi.

Dengan 465 jenis beasiswa yang terdaftar, platform ini menjadi rujukan awal sebelum pendaftaran ke masing-masing penyelenggara. Proses seleksi dan pendaftaran tetap dilakukan melalui kanal resmi tiap program, bukan lewat SatuBeasiswa.

Kemdiktisaintek belum merinci jadwal pembaruan data ke depan. Namun keberadaan platform ini memberi satu pintu masuk yang lebih rapi bagi siapa pun yang mencari bantuan pendidikan, dari tingkat daerah sampai nasional.

Data Platform SatuBeasiswa Indonesia (per 15 September 2026)

Program aktif71 program beasiswa
Total jenis beasiswa465 jenis
Total dana±Rp16,37 triliun
Penerima manfaat853.000+ dari ±1,22 juta kuota

Akses di satubeasiswa.kemdiktisaintek.go.id/beasiswa. Sumber pendanaan: filantropi (340 jenis), pemda (54), pemerintah pusat (27), perusahaan (27), dan perguruan tinggi (17).

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks