LAMPUNG — Penampilan Tantri, Chua, dan Cella di Kota Tua berjalan tidak sesuai rencana. Gas menyengat yang diduga disebarkan seorang oknum di area penonton membuat kondisi di lokasi konser memburuk dengan cepat, dan pertunjukan pun dihentikan sebelum lagu terakhir dibawakan.
Kejadian itu sudah berlangsung lebih dari sekali. Menurut Tantri, oknum tersebut sebelumnya telah diperingatkan dua kali, tetapi ulah serupa kembali terulang saat Kotak membawakan lagu "Pelan2 Saja".
Kronologi dan Kondisi di Lokasi
Gas tersebut tidak terlihat seperti asap, sehingga sumbernya sulit dilacak. Kondisi ini membuat tim maupun penonton tidak bisa langsung mengetahui dari mana gas berasal.
Dampaknya paling terasa di area pernapasan. Tantri mengaku belum mengetahui kandungan gas yang dimaksud, namun efeknya cukup kuat hingga membuatnya tidak bisa melanjutkan penampilan.
"Sampai saat ini saya ga tau gas tsb mengandung bahan apa, tapi sangat membuat tidak nyaman khususnya area pernafasan. Saya tidak sanggup melanjutkan karena batuk dan sesak akibat hal ini," ungkap Tantri.
Penonton yang berada di kerumunan juga terdampak. Beberapa di antaranya disebut sampai kehilangan kesadaran setelah terkena gas tersebut.
Penonton yang Pingsan dan Pelaku yang Sulit Diketahui
Jumlah pasti penonton yang pingsan tidak disebutkan dalam keterangan Tantri. Ia hanya menyampaikan bahwa cukup banyak orang di lokasi yang mengalami dampak serupa.
"Banyak penonton juga yang pingsan terkena gas tersebut," tulisnya.
Soal pelaku, Tantri mengaku tidak bisa menunjuk siapa orangnya. Gas yang berada di tengah kerumunan tidak berbentuk asap, sehingga tidak ada petunjuk visual yang bisa dijadikan acuan.
"Untuk Oknum tersebut, saya tdk tau siapa karena gasnya tidak berupa asap jadi ga ketauan siapa pelakunya," kata Tantri.
Permintaan Maaf dan Kekecewaan Tantri
Tantri menyampaikan permintaan maaf kepada penonton melalui akun Threads pribadinya pada Senin (14/9/2026), sehari setelah kejadian. Ia menjelaskan alasan Kotak menghentikan konser secara mendadak.
"Buat teman2 yang tadi datang ke Kota Tua. Mohon maaf harus tiba2 menghentikan konser karena ada oknum yang mengeluarkan gas cukup menyengat diantara kerumunan penonton," tulis Tantri.
Ia juga menyayangkan insiden ini terjadi di tengah antusiasme penonton. Banyak Kerabat Kotak, sebutan untuk penggemar band tersebut, datang dari luar Jakarta khusus untuk menyaksikan penampilan mereka.
Hingga keterangan itu ditulis, belum ada laporan resmi soal identitas oknum maupun tindak lanjut dari pihak berwenang terkait insiden di Kota Tua tersebut.