BANDAR LAMPUNG — Perkelahian antara dua orang yang saling kenal berujung maut di Kecamatan Sukabumi, Bandar Lampung, pada Minggu (9/8/2026) sekitar pukul 00.30 WIB. M Silalahi (50) meregang nyawa setelah dadanya tertusuk pisau yang dilayangkan oleh teman nongkrongnya sendiri.
Kapolsek Sukarame Kompol HD Pandiangan mengatakan, luka tusukan di dada korban memang terlihat kecil. Namun, dugaan sementara menunjukkan tusukan tersebut menembus hingga ke paru-paru.
"Ini lukanya kecil, tapi tembus ke paru. Kemungkinan tembus ke paru, ya meninggal," ujar Pandiangan saat dikonfirmasi pada Minggu (9/8/2026).
Sempat Minta Pertolongan, Korban Meninggal di Perjalanan
Korban sempat dilarikan untuk mendapatkan pertolongan medis. Namun, nyawa pria 50 tahun itu tidak tertolong dan ia mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju rumah sakit.
Istri korban, Sugiarti, mengetahui suaminya mengalami luka dan langsung meminta bantuan kerabat untuk membawanya ke fasilitas kesehatan. Upaya tersebut gagal menyelamatkan nyawa korban.
Untuk kepentingan penyidikan dan karena keluarga berencana membawa jenazah ke Medan, polisi melakukan autopsi di Rumah Sakit Bhayangkara. "Korban ini infonya mau dibawa ke Medan. Makanya kita autopsi, takutnya nanti di penyidikan jadi hambatan," pungkas Pandiangan.
Kronologi: Dari Duduk Santai Hingga Cekcok Berujung Maut
Berdasarkan keterangan sementara, korban dan terduga pelaku sempat duduk dan berbincang bersama sejumlah rekannya di depan rumah korban. Suasana nongkrong itu diduga diperparah oleh konsumsi minuman keras jenis tuak.
"Lagi duduk-duduk di depan rumah korban itu. Biasa nongkrong-nongkrong mereka. Minum-minum minuman keras kayaknya. Tapi nggak ada lagi sisa di lokasi," jelas Pandiangan.
Dari suasana santai, terjadi cekcok mulut yang memanas. "Tadi malam itu ribut saja, berantem. Pelaku mengeluarkan pisau langsung menusuk dada korban," kata Pandiangan.
Setelah kejadian, korban sempat masuk ke dalam rumah sebelum akhirnya diketahui oleh istrinya. Sementara itu, terduga pelaku juga mengalami luka setelah diamankan oleh warga dan kini menjalani perawatan medis di Rumah Sakit Bhayangkara.
Barang Bukti Diamankan Polisi
Polisi telah mengamankan sejumlah barang bukti dari lokasi kejadian untuk melengkapi penyidikan. Barang bukti tersebut antara lain satu pisau yang diduga digunakan untuk menusuk, pakaian korban, sepeda motor, jaket, serta teko dan gelas yang diduga digunakan untuk mengonsumsi tuak.
Pandiangan menegaskan, pihaknya masih memeriksa sejumlah saksi untuk mengungkap secara utuh rangkaian peristiwa dan memastikan motif pasti dari perkelahian tersebut. "Padahal sama-sama kawan itu. Biasa lah ada pengaruh minuman keras. Terus ditusuk, kena dada," ujarnya.