PESAWARAN — Puluhan anak yatim-piatu di Pondok Pesantren Nurul Huda, Padang Cermin, menerima bingkisan dan sembako dari prajurit Batalyon Infanteri 7 Marinir. Kegiatan rutin yang dinamakan prajurit Anggaraksa ini dipimpin langsung oleh Kapten Marinir Nawari selaku Pasi Pers Batalyon Infanteri 7 Marinir.
Kunjungan sosial ini juga melibatkan Ketua beserta anggota Jalasenastri Ranting A Cabang 7 PG Kormar. Mereka turun langsung untuk bersilaturahmi dengan para santri dan pengurus pondok pesantren di wilayah Kabupaten Pesawaran tersebut.
Bentuk Kepedulian Prajurit kepada Masyarakat Sekitar
Komandan Batalyon Infanteri 7 Marinir, Letkol Mar M. Kristian Widiantoro, M.Tr. Opsla, menyampaikan bahwa kegiatan bakti sosial ini memiliki tujuan mulia. Pihaknya ingin menumbuhkan jiwa sosial dan rasa kepedulian antar sesama, khususnya di lingkungan tempat prajurit bertugas.
“Kegiatan bakti sosial ini bertujuan untuk menumbuhkan jiwa sosial dan rasa kepedulian antar sesama,” ungkapnya dalam keterangan yang diterima redaksi.
Doa untuk Keluarga Besar Batalyon Infanteri 7 Marinir
Dalam kesempatan tersebut, Komandan Batalyon juga memanjatkan doa. Doa tersebut ditujukan untuk keselamatan dan kesehatan keluarga besar Batalyon Infanteri 7 Marinir.
“Dan mendoakan keselamatan dan kesehatan untuk keluarga besar Batalyon Infanteri 7 Marinir,” sambung Letkol Mar M. Kristian Widiantoro.
Silaturahmi dan Dukungan Pendidikan di Pesantren
Kehadiran prajurit TNI AL ini disambut antusias oleh pengurus dan santri Pondok Pesantren Nurul Huda. Pemberian bingkisan dan sembako diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari anak-anak yang tinggal dan belajar di pesantren tersebut.
Kegiatan ini merupakan bagian dari pembinaan teritorial yang dilakukan oleh prajurit Korps Marinir. Selain menjaga keamanan wilayah pesisir, interaksi sosial dengan masyarakat menjadi prioritas untuk memperkuat kemanunggalan TNI dengan rakyat.
Dengan adanya kunjungan ini, diharapkan tali silaturahmi antara TNI AL dan masyarakat pesisir Lampung, khususnya di Padang Cermin, semakin erat. Para prajurit juga mendapat kesempatan untuk memahami kondisi langsung masyarakat di sekitar pangkalan mereka bertugas.