Pencarian

Pensiunan PNS di Bandar Lampung Ditemukan Meninggal di Rumah, Kerabat Cium Bau Menyengat dari Ruang Tengah

Rabu, 12 Agustus 2026 • 20:39:01 WIB
Pensiunan PNS di Bandar Lampung Ditemukan Meninggal di Rumah, Kerabat Cium Bau Menyengat dari Ruang Tengah
Petugas kepolisian melakukan olah tempat kejadian perkara di rumah pensiunan PNS yang ditemukan meninggal di Kelurahan Sukajawa, Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung, Rabu (12/8/2026).

BANDARLAMPUNG — Geger penemuan mayat pensiunan PNS terjadi di Kelurahan Sukajawa, Kecamatan Tanjungkarang Barat, Bandar Lampung. KE (75) ditemukan sudah tidak bernyawa di kediamannya, dengan kondisi tubuh tertelungkup di ruang tengah.

Bau menyengat yang tercium dari dalam rumah membuat kerabat korban memutuskan untuk memeriksa kondisi rumah. Saat itulah mereka menemukan jasad KE yang sudah tidak bernyawa.

Kerabat Laporkan ke Bhabinkamtibmas, Polisi Langsung Olah TKP

Penemuan itu segera dilaporkan kepada Bhabinkamtibmas setempat. Laporan kemudian diteruskan ke Polsek Tanjungkarang Barat untuk ditindaklanjuti.

Kapolsek Tanjungkarang Barat AKP Martoyo membenarkan peristiwa tersebut. Ia menyebut petugas piket langsung mendatangi lokasi setelah menerima laporan dari kerabat korban.

"Pertama kali ditemukan oleh kerabatnya dengan kondisi jasad tertelungkup di ruang tengah," kata Martoyo, Rabu (12/8/2026).

Setelah melakukan olah tempat kejadian perkara (TKP), jasad KE langsung dievakuasi ke Rumah Sakit Umum Daerah Abdul Moeloek (RSUDAM) untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Hasil Visum: Tidak Ada Luka Kekerasan, Polisi Temukan Riwayat Penyakit Jantung

Dari hasil pemeriksaan dan visum tim medis, polisi tidak menemukan tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban. Tidak ada luka akibat senjata tajam maupun benda tumpul, dan tidak ditemukan indikasi tindak pidana dalam kematian KE.

Keterangan dari pihak keluarga menyebutkan bahwa KE tinggal seorang diri di rumah tersebut. Korban diketahui memiliki riwayat penyakit jantung.

"Sehingga penyebab meninggalnya almarhum KE karena sakit jantung. Pihak keluarga tidak ingin jenazah diautopsi. Mereka meminta jenazah dimandikan dan disalatkan untuk segera dimakamkan," ungkap Martoyo.

Jenazah Diserahkan ke Keluarga untuk Dimakamkan

Setelah pihak keluarga menyatakan tidak menghendaki autopsi, jenazah KE diserahkan sepenuhnya kepada keluarga untuk dimakamkan. Proses pemakaman dilakukan sesuai permintaan pihak keluarga.

Follow poroslampung.com

Add this site to your preferred sources on Google

Add to preferred sources
Bagikan
Sumber: lidik.id

This article was automatically rewritten by AI based on the source above without altering the facts of the original article.

Berita Lainnya

Indeks

Pilihan

Indeks

Berita Terkini

Indeks